PAMEKASAN || KLIKMADURA – SMAN 3 Pamekasan terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inovatif dan berkelanjutan.
Salah satu langkah yang kini digagas adalah program ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan kosong di samping sekolah untuk ditanami berbagai tanaman bermanfaat.
Kepala SMAN 3 Pamekasan, Wardi, mengatakan bahwa pengelolaan lahan tersebut melibatkan seluruh warga sekolah. Namun ke depan, siswa akan menjadi pengelola utama sebagai bagian dari proses belajar.
“Tentu kami akan melibatkan para siswa, karena namanya lembaga pendidikan menjadi tempat belajar bagi para siswa sehingga bisa memanfaatkan hal itu,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Selain program ketahanan pangan, SMAN 3 Pamekasan juga memiliki program sekolah unggul yang mendukung siswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Sekolah memberikan pembinaan agar siswa bisa lolos ke perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBT maupun sekolah kedinasan.
Tidak berhenti di sana, sekolah juga gencar menjalankan program sekolah bersih, sehat, dan bebas sampah plastik.
Upaya ini dilakukan secara bertahap, mulai dari mengganti penggunaan botol plastik dengan air galon hingga mendorong siswa membawa tumblr sendiri.
“Kita ganti dengan air kemasan galon, sehingga siswa membawa tumblr sendiri. Dan di kantin, jajanan basah yang awalnya menggunakan styrofoam kini diganti daun pisang dan daun jati,” terangnya.
Wardi berharap, kebiasaan positif yang terbentuk di sekolah dapat diterapkan siswa di lingkungan rumah maupun masyarakat sekitar. (enk/nda)














