PAMEKASAN || KLIKMADURA – Puskesmas Pademawu menggelar kegiatan skrining kanker serviks menggunakan metode HPV DNA dan co-testing IVA. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional deteksi dini kanker serviks yang dicanangkan Kementerian Kesehatan RI.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan skrining pada sumber daya manusia kesehatan (SDMK) di Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, yang diterapkan di seluruh puskesmas, termasuk Puskesmas Pademawu.
Kepala UPT Puskesmas Pademawu, dr. Jeni Novita Anggraini, menyampaikan bahwa pelaksanaan skrining di lingkungan Puskesmas Pademawu berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para karyawan.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan dan pengendalian kanker serviks sejak dini.
“Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Puskesmas Pademawu telah melaksanakan skrining kanker serviks dengan metode HPV DNA dan co-testing IVA dengan sangat antusias,” katanya.
dr. Jeni mengatakan bahwa jumlah karyawan Puskesmas Pademawu sebanyak 63 orang. Dari jumlah tersebut, sasaran skrining ditetapkan sebanyak 58 orang, sementara lima orang tidak masuk dalam kategori sasaran. Sebelumnya, empat orang telah menjalani pemeriksaan di Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan.
“Total pemeriksaan yang dilaksanakan di Puskesmas Pademawu sebanyak 49 orang. Rinciannya, satu orang dari IBI, satu orang dari DWP, serta 47 orang karyawati. Sedangkan tujuh orang belum dapat dilakukan pemeriksaan karena dalam kondisi haid,” ujarnya.
Puskesmas Pademawu berharap dapat meningkatkan kesadaran tenaga kesehatan terhadap pentingnya deteksi dini kanker serviks. Sekaligus, mendorong masyarakat untuk lebih proaktif melakukan skrining sebagai langkah pencegahan penyakit berbahaya.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran tenaga kesehatan, tetapi juga menjadi contoh bagi masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi,” tandasnya. (ibl/nda).
















