Perpusda Pamekasan Senilai Rp 4,5 Miliar Alami Kerusakan Sebelum Diresmikan

- Jurnalis

Jumat, 25 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan kalsibot Perpusda Pamekasan mulai berjamur meski belum diresmikan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Penampakan kalsibot Perpusda Pamekasan mulai berjamur meski belum diresmikan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Gedung Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Pamekasan yang dibangun dengan anggaran Rp 4,5 miliar mengalami sejumlah kerusakan. Padahal, bangunan itu belum diresmikan.

Pantauan di lapangan, terlihat beberapa bagian tembok bangunan berjamur. Tak hanya itu, kalsibot di bagian depan gedung juga mengalami kerusakan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Pamekasan, Achmad Sjaifudin, menyampaikan, kondisi tembok yang berjamur masih dianggap wajar karena kemungkinan besar terkena paparan air hujan secara langsung.

“Itu wajar, karena terkena paparan langsung air hujan air dan sebagainya, kalau masalah kerusakan kalsibot silahkan tanya ke konsultan pengawas,” ujarnya.

Baca juga :  Pj Bupati Pamekasan Masrukin Sukses Tuntaskan Program Pemerintahan Lama dan Bersiap Sambut Pemerintahan Baru

Ia menegaskan, saat ini bangunan masih dalam masa pemeliharaan. Dengan demikian, masih menjadi tanggung jawab kontraktor.

“Selama enam bulan masih tanggung jawab kontraktor. Kontraktor harus segera melakukan perbaikan pada bagian yang rusak,” tandasnya.

Klik Madura berupaya menghubungi Agus Iswahyudi, Koordinator Pelaksana dari CV Muthia Karya Mandiri selaku kontraktor pelaksana proyek. Namun, belum ada tanggapan.

Media ini juga menghubungi Roni selaku konsultan pengawas, tapi juga tidak ada respons.

Sebagai informasi, pembangunan gedung Perpusda Pamekasan telah rampung pada 25 Desember 2024 lalu. Rencananya, gedung tersebut akan diresmikan pada Mei mendatang. (ibl/diend)

Baca juga :  Habiskan Miliaran Rupiah, Aktivis Sebut Sentra PKL Food Colony Tak Berfungsi Optimal

Berita Terkait

Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan
APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik
Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember
Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Lapas Narkotika Pamekasan Gandeng Puskesmas Teja Pantau Higienitas Makanan Warga Binaan
Ratusan Simpatisan Ponpes Bongkar Indomaret di Pamekasan Pakai Alat Berat
Skema Insentif Baru MBG Berlaku, SPPG Dibayar Rp2 Ribu per Porsi
Seorang Ibu di Pamekasan Lapor Polisi, Diancam Pakai Celurit hingga Rumah Hendak Dibakar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:01 WIB

APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Lapas Narkotika Pamekasan Gandeng Puskesmas Teja Pantau Higienitas Makanan Warga Binaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Ratusan Simpatisan Ponpes Bongkar Indomaret di Pamekasan Pakai Alat Berat

Berita Terbaru