Modal Macet, Distribusi MBG di Pamekasan Mandek

- Jurnalis

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPPG Yayasan As-Salman Buddagan Pamekasan tampak sepi tanpa aktifitas dapur (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

SPPG Yayasan As-Salman Buddagan Pamekasan tampak sepi tanpa aktifitas dapur (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Permasalahan permodalan di SPPG Yayasan As-Salman Buddagan Pamekasan masih jalan di tempat. Hingga kini, dapur penyedia makan bergizi (MBG) itu tampak sepi tanpa aktivitas.

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, menegaskan akan segera meminta pertanggungjawaban perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) di Kabupaten Pamekasan.

Sebab, sejauh ini perwakilan BGN di Pamekasan hanya dua kali menggelar rapat koordinasi dengan dewan. Karena itu, dewan akan memanggil BGN untuk dimintai keterangan terkait macetnya permodalan tersebut.

“Nanti kami tanyakan kenapa itu bisa terjadi. Kok bisa dananya tidak ada. Padahal itu langsung dari pusat, bukan dari pengawasan kami,” ujarnya.

Baca juga :  Kasatreskrim, Kasatnarkoba hingga Kapolsek Di Lingkungan Polres Pamekasan Dirotasi

Politisi PPP itu menyebutkan, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dana MBG harus terserap. Jika tidak, alokasi bisa dikurangi. Dengan demikian, persoalan macetnya permodalan itu harus segera ditindaklanjuti.

Menurut Ali, kondisi ini berpotensi menimbulkan masalah serius apabila pembiayaan MBG untuk SPPG tidak segera cair. “Akan segera kami panggil BGN untuk memastikan penyebabnya,” tegasnya.

Sementara itu, dampak dari mandeknya dana MBG mulai dirasakan lembaga pendidikan. Sebelumnya, SMAN 2 Pamekasan tidak lagi menerima MBG dari Yayasan As-Salman Buddagan. Kini, MAN 2 Pamekasan mengalami hal serupa sejak Senin (17/11/2025).

Baca juga :  Kali, Warga Kadur Pamekasan yang Hilang Saat Cari Kepiting Ditemukan Mengambang Tak Bernyawa

“Iya, mulai Senin kemarin tidak ada lagi pengiriman ke MAN 2 Pamekasan. Total ada 900 siswa di sini,” kata Kepala MAN 2 Pamekasan, Mohammad Holis.

Ahli gizi SPPG Yayasan As-Salman Buddagan, Fikri Muttawakil membenarkan bahwa hingga saat ini belum ada kabar lanjutan terkait permodalan dapur. Akibatnya, distribusi MBG mandek.

“Masih belum ada kabar terbaru. Kondisinya tetap seperti kemarin. Kami menunggu kabar baik, semoga segera ada tindak lanjut,” tutupnya. (enk/nda)

Berita Terkait

SPPG As-Salman Minta Maaf, Menu MBG di SMAN 2 Pamekasan Siap Diganti
Rektor UIM Soroti Krisis Lingkungan di Pamekasan, Dorong Edukasi dan Kolaborasi
Aktivis Lingkungan Slaman: Jangan Sampai Mangrove di Madura Tinggal Cerita! 
Kerusakan Lingkungan di Madura Merajalela, KNPI Jatim Sebut Efek Ketamakan Manusia
Dapat Lele Mentah dan Lauk Ungkep, SMAN 2 Pamekasan Tolak Paket MBG dari SPPG Yayasan As-Salman Buddagan
Berlangsung Khidmat, Pengukuhan Pengurus AJP Periode 2025-2027 Angkat Isu Lingkungan dan Independensi Pers
Al-Banjari dan Muhadharah Darul Abror MAN 1 Pamekasan Bagi-Bagi 300 Bungkus Nasi Takjil
Musrenbang RKPD 2027, Bupati Pamekasan Tekankan SDM dan Ekonomi Berkelanjutan

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:51 WIB

SPPG As-Salman Minta Maaf, Menu MBG di SMAN 2 Pamekasan Siap Diganti

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:17 WIB

Rektor UIM Soroti Krisis Lingkungan di Pamekasan, Dorong Edukasi dan Kolaborasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 05:05 WIB

Aktivis Lingkungan Slaman: Jangan Sampai Mangrove di Madura Tinggal Cerita! 

Selasa, 10 Maret 2026 - 05:00 WIB

Kerusakan Lingkungan di Madura Merajalela, KNPI Jatim Sebut Efek Ketamakan Manusia

Senin, 9 Maret 2026 - 05:12 WIB

Berlangsung Khidmat, Pengukuhan Pengurus AJP Periode 2025-2027 Angkat Isu Lingkungan dan Independensi Pers

Berita Terbaru