Membahayakan!! Separuh Badan Jalan Raya Pegantenan, Pamekasan Ambles

- Jurnalis

Minggu, 26 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Perhatian pemerintah terhadap kondisi infrastruktur jalan harus ditingkatkan. Sebab, banyak titik jalan mengalami rusak parah dan membahayakan pengendara.

Salah satunya, kerusakan jalan di Desa Ambender, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan. Dua titik di jalan penghubung antar kecamatan tersebut ambles.

Pantauan Klik Madura di lapangan, kondisi kerusakannya cukup parah. Bahkan, kerusakan tersebut mencapai separuh badan jalan.

Pengendara yang melintas di titik kerusakan tersebut harus hati-hati. Kendaraan roda empat yang berpapasan harus bergantian karena tidak bisa dilalui satu kendaraan sekaligus.

Baca juga :  GKFT 2026 Jadi Momentum Pembinaan Futsal Usia Dini, Afkab Pamekasan Dorong Jadi Agenda Tahunan

Marzukiy (34), salah seorang pengendara mengaku was-was saat melintas di titik jalan rusak tersebut. Dia khawatir kerusakannya semakin parah dan kendaraan yang melintas terperosok.

Selain rusak, di sepanjang ruas jalan tidak dilengkapi lampu penerangan jalan umum (PJU). Akibatnya, ketika malam hari, kondisi jalan tersebur gelap gulita.

Masyarakat harus ekstra hati-hati saat melintas. Sebab, jika tidak melihat ada kerusakan jalan, bisa jatuh dan membahayakan bagi keselamatan.

“Kerusakannya cukup parah, tentu sangat membahayakan bagi pengendara yang melintas. Makanya, harus sangat hati-hati,” katanya.

Baca juga :  PT. Budiono Sebut Pemagaran Laut di Pantai Jumiang Pamekasan untuk Kepentingan Publik

Marzukiy berharap, Pemkab Pamekasan segera turun tangan memperbaiki kerusakan jalan tersebut. Sebab, jika dibiarkan bisa semakin parah dan membutuhkan biaya besar untuk memperbaiki.

Saat sekarang, sudah ada dua titik yang mengalami rusak parah. Jika dibiarkan, kerusakan tersebut akan terus bertambah.

“Semoga segera diperbaiki oleh pemerintah, agar kondisinya tidak semakin parah dan tidak membahayakan bagi keselamatan pengendara,” harapnya. (diend)

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru