PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten Pamekasan kembali mengajukan usulan perbaikan jalan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun ini.
Ada lima ruas yang kembali diusulkan. Yakni, ruas jalan Bajur–Sana Laok, Bheltok–Palengaan Laok, Panglegur–Ceguk, Bandaran–Gro’om, serta Palengaan–Pangereman.
Namun hingga kini, proses pengusulan belum bisa dilakukan lantaran aplikasi Sistem Informasi Teknis Infrastruktur dan Air Minum (SiTIA) yang menjadi pintu masuk usulan IJD belum dibuka oleh pemerintah pusat.
“Karena ini pengusulan secara nasional, biasanya menunggu pengumuman dari Kementerian PUPR RI terkait dibukanya aplikasi tersebut,” terang Kabid Binamarga Dinas PUPR Pamekasan, Tri Gunawan.
Tri menjelaskan, setelah aplikasi dibuka, pihaknya akan segera melakukan penginputan data lima ruas jalan tersebut. Untuk penentuan lokasi prioritas, Dinas PUPR masih akan berkoordinasi dengan Bupati Pamekasan.
Ia menyebut besar kemungkinan lokasinya tidak jauh berbeda dengan usulan tahun sebelumnya. Terkait nominal anggaran yang diusulkan, Tri menyebut pihaknya belum melakukan perhitungan detail.
“Kami belum menghitung berapa kebutuhan anggarannya. Yang jelas akan kami usulkan sebanyak-banyaknya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Pamekasan, Achmad Fauzi, menegaskan komitmen legislatif untuk mendukung penuh langkah eksekutif. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar usulan daerah mendapat perhatian pemerintah pusat.
“Untuk teknis kami pasrahkan kepada dinas. Legislatif juga bergerak, termasuk membangun komunikasi dengan anggota Komisi V DPR RI yang bermitra dengan Kementerian PUPR,” jelas politisi Partai Demokrat tersebut.
Fauzi menambahkan, keberhasilan IJD tahun lalu pada ruas Palengaan Laok–Tlambah juga tidak lepas dari komunikasi politik antara kader Demokrat dan pemerintah pusat.
“Jadi ayo bersama-sama bangun komunikasi, baik dengan pemerintah pusat maupun provinsi,” tandasnya. (enk/nda)














