PAMEKASAN || KLIKMADURA – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan, H. Faruk Ali, dikenal sebagai sosok yang dekat dengan dunia olahraga sejak lama.
Karier panjangnya yang berliku mulai dari PNS, pengusaha, hingga menjadi wakil rakyat ia jalani sebagai dinamika hidup yang membuatnya semakin matang.
Ditemui di ruang kerjanya, Faruk menceritakan perjalanan awal kariernya. Ia mengabdi sebagai PNS di Dinas Pendidikan Pamekasan pada tahun 1979–1980. Merasa kurang produktif, ia kemudian beralih menjadi pebisnis kayu Kalimantan.
“Macam-macam itu kayunya sesuai kebutuhan. Tapi kalau sekarang saya menjadi petani tambak udang di Pasean,” ujarnya.
Perjalanan politiknya dimulai sekitar tahun 2004 dan berlanjut hingga 2019 ketika ia menjadi wakil rakyat.
Meski begitu, jiwa sportivitasnya tak pernah padam. Selama tujuh periode atau 28 tahun, Faruk tercatat terus dipercaya menjabat Ketua Umum PBSI Pamekasan.
Menurutnya, setiap proses harus dijalani dengan kesungguhan, baik perkara kecil maupun besar. Ia mengakui bahwa tidak semua usaha berjalan mulus, tetapi itu bagian dari ritme kehidupan.
“Tidak semuanya berjalan mulus, namanya juga siklus kehidupan,” terangnya.
Sebagai Ketua KONI Pamekasan, Faruk menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mempertahankan hal-hal baik yang sudah berjalan dan memperbaiki kekurangan demi peningkatan prestasi olahraga daerah.
Ia juga memastikan perhatian lebih akan diberikan pada kesejahteraan atlet dan pelatih, termasuk pemenuhan gizi serta kebutuhan sarana-prasarana olahraga, terutama ketersediaan lapangan yang layak.
“Itu nanti menjadi atensi kita ke depan. Intinya mohon dukungannya, kami tidak ada apa-apanya tanpa dukungan semua pihak. Kemampuan kami terbatas, tapi kalau sudah didukung semua pihak maka kerja sama itu bisa lebih ringan,” tutupnya. (enk/nda)














