KPP Pratama Pamekasan Dorong Masyarakat Taat Pajak dengan Layanan Serba Digital

- Jurnalis

Rabu, 16 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, klikmadura.id Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pamekasan terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarskat. Salah satunya dengan menerapkan pelayanan serba digital.

Kepala KPP Pratama Pamekasan Anis Yudoyono mengatakan, sejumlah program diterapkan sebagai upaya mendorong masyarakat taat bayar pajak. Sejumlah program yang diterapkan di antaranya penyuluhan, sosialisasi yang diperluas melalui media-media digital.

“Semuanya kami rangkul untuk bersama-sama memberikan penyuluhan kepada wajib pajak. Hal itu kami lakukan secara berkala untuk maksimalnya edukasi kepada masyarakat,” terangnya.

Anis melanjutkan, inovasi yang dilakukan untuk memberikan kemudahan kepada wajib pajak. Pelayanan dilakukan melalui sistem online sehingga tidak perlu datang ke kantor pajak.

Baca juga :  Oknum Pejabat RSUD Sampang Diduga Gelapkan Pajak Pegawai Rp3,3 Miliar, Kini Dimutasi ke UGD

“Ya melihat sekarang serba digital, jadi banyak pelayanan yang kami permudah dengan serba online, itu juga merupakan tuntutan zaman. Sehingga diharapkan bisa mendorong masyarakat taat pajak,” jelasnya.

Anis menyampaikan, ada juga program khusus untuk mendorong generasi milenial mengetahui dan memahami terkait pajak. Di antaranya, memperkenalkan pajak sejak dini kepada generasi muda, wujud realisasinya dengan program “goes to school” setiap tahun.

Sasarannya, mulai dari tingkat SMP dan SMA, juga menggandeng lima perguruan tinggi untuk menjadi relawan pajak di wilayah Pamekasan dan Sumenep.

Baca juga :  Puluhan Siswa di Desa Sana Daja Terdampak Longsor, Menuju Sekolah Harus Tempuh Jalan Hingga 6 Kilometer

“Tujuannya, untuk memperkenalkan pajak sejak dini karena pajak menjadi tumpuan pemasukan negara. Kalau generasi muda tidak tau apalagi tidak sadar pajak, bagaimana nanti kedepannya,” jelas Anis.

Selain itu, KPP Pratama Pamekasan bersinergi dengan pemerintah daerah (Pemda) melalui kerjasama intens untuk meningkatnya penerimaan pajak.

“Pertama, kami melakukan perjanjian kerja sama (PKS) untuk saling tukar data supaya saling mengoptimalkan penerimaan pajak, kalau Pemda kaitannya dengan pendapatan daerah, sedangkan pajak langsung ke pendapatan pusat. Kedua, Pemda mengelola APBD, nah kita bekerjasama dengan mereka untuk memungut pajak berkaitan dengan belanja tersebut yang pajaknya terbilang besar,” tandasnya. (zhrh/diend)

Baca juga :  Demi Kesejahteraan Petani Tembakau, Bupati Pamekasan Dorong Disperindag Kejar Target Serapan 29 Ribu Ton

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru