Komitmen Berikan Layanan Terbaik, Klinik Kecantikan Elysia Estetika Jalani Rangkaian Akreditasi

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 22 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Klinik Kecantikan Elysia Estetika foto bersama usai menyambut tim survei dari LAFKI dalam rangka akreditasi.

Tim Klinik Kecantikan Elysia Estetika foto bersama usai menyambut tim survei dari LAFKI dalam rangka akreditasi.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Klinik Kecantikan Elysia Estetika berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. Khususnya, di bidang kecantikan.

Salah satu bentuk langkah nyata komitmen tersebut, Klinik Elysia Estetika melakukan serangkaian akreditasi bersama Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia (LAFKI), Minggu (22/9/2024).

Akreditasi tersebut sesuai dengan perintah Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2022 Tentang Akreditasi Puskesmas, Klinik, Laboratorium Kesehatan, Unit Transfusi Darah (UTD) dan tempat praktek mandiri dokter.

Rangkaian akreditasi itu diawali dengan survei dari LAFKI terkait pelayanan, alat kesehatan hingga fasilitas penunjang yang tersedia di di Klinik Kecantikan Elysia Estetika.

Baca juga :  Meriahkan Harlisnas ke-79, PLN UP3 Madura Gelar Madura Electric Lifestyle 2024

Survei tersebut diketuai Achmad Syamlan,. SKM. M.Si yang menangani bidang Tata Kelola Sumberdaya UKM. Dia ditemani drg. Srimelvina Riesky Murnidewi,. Sp.KG, FIHFAA, FISQUa yang menangani bidang Tata Kelola Pelayanan dan Penunjang.

Owner Klinik Kecantikan Elysia Estetika dr. Astrid Meya Shinta mengatakan, akreditasi tersebut sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Kemudian, juga sebagai komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. Khususnya, pelayanan di bidang kecantikan.

Dalam rangka memberikan layanan prima, Klinik Kecantikan Elysia Estetika menyediakan alat kesehatan yang memadai. Bahkan, ketersediaan alat tersebut bisa dibilang sangat lengkap sesuai kebutuhan.

Baca juga :  SMPN 1 Pamekasan Gelar MPLS, Tanamkan Semangat Tinggi Bagi Murid Baru

Dokter yang melakukan tindakan terhadap pasien juga sangat berkompeten. Dengan demikian, masyarakat dipastikan mendapatkan pelayanan terbaik.

“InsyaAllah baik dari segi pelayanan maupun alat kesehatan sudah kami siapkan dengan baik demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Dokter Shinta menyampaikan, dengan berbagai pelayanan dan keterseduaan alat kesehatan yang ada, dia optomistis bisa mencapai akreditasi paripurna.

“Bismillah, insyaAllah kami yakin bisa memperoleh akreditasi paripurna. Tentunya, akreditasi ini sebagai bentuk nyata bahwa kami memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandasnya. (pen)

Berita Terkait

Lamban, Dugaan Pemalsuan PAW Kades Gugul Mandek di Polres Pamekasan
Laki-Laki dan Perempuan Bercampur di Satu Tempat, Master Gym Pamekasan Jadi Sorotan Majelis Ulama Indonesia
Pengadaan Hewan Kurban Sedot APBD Rp387 Juta, DPRD Pamekasan Panggil  Kabag Kesra
Sengketa Lahan Sekolah di Pamekasan Memanas, Ahli Waris Ancam Tempuh Jalur Hukum
Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Pamekasan Baru 17 Persen, DPRD Soroti Kepatuhan Pengusaha
Alokasi DBHCHT Pamekasan Menyusut Jadi Rp59,4 Miliar, OPD Penerima Bertambah
Puncak Dies Natalis ke-48, Unira Gelar Fun Bike Diikuti 2.500 Peserta
Cara Unik Puskesmas Kadur Kejar Cakupan Imunisasi, Anak Diajak Bermain dan Dapat Doorprize Sebelum Disuntik

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:48 WIB

Lamban, Dugaan Pemalsuan PAW Kades Gugul Mandek di Polres Pamekasan

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:40 WIB

Laki-Laki dan Perempuan Bercampur di Satu Tempat, Master Gym Pamekasan Jadi Sorotan Majelis Ulama Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:59 WIB

Sengketa Lahan Sekolah di Pamekasan Memanas, Ahli Waris Ancam Tempuh Jalur Hukum

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:15 WIB

Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Pamekasan Baru 17 Persen, DPRD Soroti Kepatuhan Pengusaha

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:33 WIB

Alokasi DBHCHT Pamekasan Menyusut Jadi Rp59,4 Miliar, OPD Penerima Bertambah

Berita Terbaru

Opini

Algoritma Pengecut dan Terdakwa Tanpa Wajah

Rabu, 3 Jun 2026 - 04:49 WIB