Ingin Hasil Maksimal, DPRD Pamekasan Bahas Empat Raperda Melalui Pansus

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasa Dr. KH. Kholilurrahman menyerahkan dokumen jawaban atas PU Fraksi kepada Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur saat rapat paripurna. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Bupati Pamekasa Dr. KH. Kholilurrahman menyerahkan dokumen jawaban atas PU Fraksi kepada Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur saat rapat paripurna. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – DPRD Pamekasan menegaskan peran krusial mereka dalam pembahasan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang saat ini digodok bersama pemerintah daerah. Penegasan itu disampaikan dalam rapat paripurna yang turut dihadiri jajaran OPD serta anggota dewan, Rabu (25/2/2026).

Dalam rapat tersebut, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman memberikan jawaban atas pandangan umum dari seluruh fraksi DPRD. Salah satu poin strategis yang mendapat perhatian legislatif adalah Raperda tentang dana cadangan Pilkada sebesar Rp60 miliar.

Menurut bupati, dana cadangan itu masih bersifat sementara. Penghitungannya berdasarkan kebutuhan penyelenggaraan Pilkada sebelumnya serta proyeksi inflasi hingga 2029.

Baca juga :  Dewan Geram Gara-Gara Bupati Pamekasan Gelar Preskon Tanpa Koordinasi

“Nilai Rp60 miliar itu dihitung berdasarkan data anggaran dana cadangan Pilkada 2024, ditambah prediksi kenaikan inflasi hingga 2029,” ujarnya.

Ia menegaskan, skema pengisian dana cadangan dirancang sebesar Rp20 miliar per tahun, menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Dana cadangan tidak akan mengganggu pembiayaan sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

“Penganggaran dana cadangan akan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Yang pasti tidak akan mengorbankan kepentingan apa pun, termasuk sektor pendidikan, kesehatan dan perbaikan infrastruktur,” tegasnya.

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur menilai, penjelasan eksekutif telah menjawab sebagian besar pertanyaan yang diajukan fraksi-fraksi. Namun, ia menegaskan bahwa pembahasan teknis dan pengawalan detail akan menjadi tugas panitia khusus (pansus).

Baca juga :  Pelat Nomor Motor Pelaku Begal Payudara Terdeteksi, Polres Pamekasan Segara Panggil Pemilik

“Sebagian sudah terjawab melalui penjelasan lisan, dan barusan juga sudah kami tetapkan lewat panitia khusus (pansus),” katanya.

Ia menjelaskan bahwa empat Raperda dibahas melalui tiga pansus dengan melibatkan total sekitar 40 anggota dewan. Pembentukan Dana Cadangan Pemilihan Kepala Daerah diketuai Ita Kusmita.

Kemudian, pansus perampingan OPD diketuai Muhammad Saedi Romli, sementara pansus digitalisasi dan transformasi dipimpin Sahur Abadi.

“Tugas pansus membahas Raperda yang diusulkan hingga selesai ditetapkan, maksimal satu tahun. Namun kami targetkan bisa rampung dalam waktu sekitar enam bulan,” tandasnya. (ibl/nda)

Baca juga :  Nyai Miming Siap Bimbing Peserta Voice Of Islamic Competition

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru