DPRD Pamekasan Komitmen Kawal Pemerataan Ekonomi

- Jurnalis

Jumat, 3 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIMADURA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan terus mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pamekasan.

Berbagai kebijakan dilakukan untuk mewujudkan pemerataan ekonomi itu. Khususnya, di bidang distribusi anggaran.

Wakil Ketua DPRD Pamekasan Khairul Umam menyampaikan, tingkat pertumbuhan ekonomi di Pamekasan terus meningkat.

Pertumbuhan ekonomi tersebut diketahui dari data terakhir di tahun 2023 yang mencapai hampir 5 persen.

“Secara umum, pertumbuhan ekonomi kita bagus, tapi variabel-variabelnya tidak merata di semua lini,” katanya.

Kesimpulan awal bahwa yang berkontribusi pada peningkatan ekonomi itu hanya sebagian masyarakat.

Baca juga :  Kunjungi Penderita Stroke yang Hidup Sebatang Kara, Bupati Pamekasan Jamin Kebutuhan Dasar dan Kesehatan

Dengan demikian, DPRD Pamekasan memiliki tekad bulat untuk melakukan pemerataan pertumbuhan ekonomi.

“Bahwa ada masyarakat kaya di Pamekasan iya, tapi jug1a ada masyarakat miskin, itu yang perlu kita meratakan. Pemerataan ekonomi ini yang menjadi tekad bulat kita,” katanya.

Umam menyampaikan, sektor tembakau dan perdagangan menjadi salah satu sektor pemacu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pamekasan. Berbanding terbalik dengan nelayan dan UMKM yang masih kurang.

“Meskipun pertumbuhan ekonomi bagus tapi pemerataannya yang mejadi catatan bagi kami, ini yang menjadi tugas DPRD Pamekasan kedepan,” katanya.

Baca juga :  Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 3 Miliar untuk Rehab Kelas Sekolah Rakyat di Pamekasan

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengakui bahwa kehadiran pengusaha tembakau sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Terbukti tahun 2022 sampai tahun 2023 mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

“Kehadiran pengusaha baru itu sangat bagus karena bisa jadi rol model, semoga bisa lebih banyak lagi pengusaha sukses tumbuh di Pamekasan,” harapnya.

Dengan banyaknya pengusaha, penganguran memiliki peluang untuk bekerja. Kemudian, masyarakat yang bekerja di rumah yang tidak memiliki ijazah juga bisa tercover.

Umam berharap semoga akan lahir banyak pengusaha-pengusaha baru di Pamekasan sehingga ketimpangan ekonomi tidak akan terjadi.

Baca juga :  Kasus Pak Kos Minta Dilayani Mahasiswi di Pamekasan Berakhir Damai

“Pola pikirnya jangan yang kaya makin kaya yang miskin makin miskim. Jangan begitu pola pertumbuhan ekonominya, tapi yang kaya tetap kaya yang miskin menjadi kaya,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru