Bea Cukai-Satpol PP Pamekasan Ajak Masyarakat Budayakan Rokok Legal Lewat Festival Musik Daul se-Madura

- Jurnalis

Minggu, 25 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Bea Cukai Madura bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan menggelar sosialisasi peraturan perundang-undangan di bidang cukai.

Sosialisasi itu dikemas dengan Festival Musik Daul se-Madura, Sabtu (24/8/2024). Ribuan masyarakat memadati sepanjang area Arek Lancor menuju depan Pendopo Ronggosukowati Pamekasan yang menjadi alur festival.

Kegiatan itu juga dikolaborasikan dengan rangkaian acara GP Ansor Cup 2024 yang diselenggarakan PR GP Ansor Jungcangcang, bekerja sama dengan komunitas musik daul se-Madura. Kegiatan itu mengangkat tema “Bersatu Melestarikan Seni dan Budaya,”.

Baca juga :  Sinergi PLN UID Jatim Bersama Polres Pamekasan, Gelar Aksi Sosial untuk Rakyat
Salah satu grup musik daul saat tampil memukau di hadapan ribuan masyarakat Madura.

Kepala Bea Cukai Madura, Muhammad Syahrul menjelaskan, kegiatan itu dimanfaatkan untuk mensosialisasikan pencegahan rokok ilegal dan mendorong budaya konsumsi rokok legal.

“Ribuan masyarakat yang hadir ini datang untuk menonton penampilan musik daul dan mendengarkan sosialisasi tentang pencegahan rokok ilegal oleh Kantor Bea Cukai Madura di Pamekasan,” ujarnya.

Syahrul menekankan pentingnya konsumsi rokok legal yang berkontribusi pada penerimaan pajak negara. Nantinya, pajak tersebut akan digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga :  Keren! UIM Lepas Dua Lulusan Kebidanan jadi Tenaga Kesehatan di Arab Saudi

Syahrul menyoroti bahaya rokok ilegal yang harganya lebih murah yang berpotensi meningkatkan jumlah perokok, termasuk perokok pemula.

“Rokok ilegal tidak mematuhi peraturan pemerintah terkait pemasangan peringatan kesehatan bergambar, sehingga informasi bahaya merokok tidak tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” katanya.

Ketua PC GP Ansor Pamekasan, Maltuful Anam, menyatakan kegembiraannya atas terselenggaranya festival tersebut. Kegiatan tersebut bermanfaat untuk memupuk seni dan budaya lokal.

“Kami bangga dengan seni musik daul yang merupakan warisan budaya kita sendiri,” tuturnya.

Ia berharap, festival musik daul itu menjadi sarana edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilih produk rokok legal serta melestarikan seni dan budaya lokal di Madura.

Baca juga :  Resmi Dilantik, Relawan Jaga Kota Berikrar Abdikan Diri untuk Masyarakat

“Pentingnya saling mengingatkan kepada masyarakat dan kerabat terdekat bahwa pentingnya memilih mengkonsumsi rokok legal dari pada ilegal,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru