Dirut Klik Madura Titipkan Kesejahteraan Guru, Singgung Jurus Kaisar Hirohito Bangkitkan Jepang

- Jurnalis

Senin, 8 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Klik Madura, H. Muhammad Mukit, ST, MT saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Gebyar Pendidikan yang dihadiri 1000 guru. (DOK. KLIKMADURA)

Direktur Utama Klik Madura, H. Muhammad Mukit, ST, MT saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Gebyar Pendidikan yang dihadiri 1000 guru. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Gebyar Pendidikan yang digelar Klik Madura bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan berlangsung semarak di Ballroom Azana Style Pamekasan, Kamis, 4 Desember 2025.

Sebanyak 1.000 guru dari berbagai jenjang pendidikan hadir bersama para pemangku kepentingan dari lintas sektor.

Di hadapan para stakeholder dan ribuan guru tersebut, Direktur Utama Klik Madura, H. Muhammad Mukit, ST, MT, secara khusus menitipkan pesan penting tentang kesejahteraan guru.

Ia menegaskan bahwa guru merupakan kunci utama bagi kemajuan dan kebangkitan suatu bangsa.

“Kalau kita bicara masa depan bangsa, maka yang paling utama adalah guru. Mereka bukan sekadar pengajar, tetapi penentu arah peradaban,” ujar H. Muhammad Mukit dalam sambutannya.

Baca juga :  Ratusan Perahu Asal Pasuruan Serbu Perairan Tanjung, Nelayan Pamekasan Bakal Tempuh Jalur Hukum

Ia kemudian mencontohkan bagaimana Jepang mampu bangkit setelah porak-poranda akibat Perang Dunia II. Menurutnya, salah satu pertanyaan pertama Kaisar Jepang saat itu, Kaisar Hirohito, adalah tentang kondisi para guru.

“Yang ditanyakan Kaisar Hirohito setelah perang adalah berapa sisa gurunya. Karena Jepang sadar, kunci kebangkitan negara itu ada pada guru. Dan terbukti, dalam waktu singkat Jepang bisa bangkit dan menjadi negara besar,” tegasnya.

Atas dasar itu, H. Muhammad Mukit meminta agar Pemerintah Kabupaten Pamekasan memberikan perhatian yang lebih serius terhadap kesejahteraan guru, terutama dari sisi ekonomi. Ia menilai, perhatian tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.

Baca juga :  Membanggakan, Mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan Sabet Medali Perunggu Akuntansi Tingkat Nasional

“Kalau kita ingin Pamekasan maju, maka gurunya harus sejahtera terlebih dahulu. Tidak mungkin kita berharap kualitas pendidikan meningkat jika guru masih harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,” katanya.

Ia juga membandingkan kondisi kesejahteraan guru di Indonesia dengan sejumlah negara lain.

Di banyak negara maju, lanjutnya, profesi guru justru menjadi salah satu pekerjaan dengan gaji yang tinggi dan sangat dihormati. Sementara di Indonesia, kondisi guru masih tergolong memprihatinkan.

“Di banyak negara, gaji guru lebih tinggi dibanding profesi lain. Sementara di Indonesia, kita semua tahu, masih banyak guru yang hidup dalam keterbatasan. Ini harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.

Baca juga :  Hilang 11 Jam, Nenek 50 Tahun Ditemukan Terjatuh di Sumur Warga

Gebyar Pendidikan menjadi ruang kolaborasi antara media, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang lebih adil, bermutu, dan berkelanjutan di Kabupaten Pamekasan. (nda)

Berita Terkait

Jelang Hadapi Madura United, Skuad Bhayangkara FC Matangkan Latihan di Lapangan Puri Dewata Mini Soccer 
Belum Usai Kasus Investasi Bodong, Pemilik Seblak Moms Iphiie Kembali Dilaporkan Kasus Dugaan Penipuan
Kritis! Fraksi Gelora Perjuangan Soroti Ketidaksesuaian Angka APBD Pamekasan 2027
Raih Penghargaan dari PLN, Founder BIP Siapkan Program Listrik Gratis bagi Warga Miskin
Proyek Rehabilitasi Pasar 17 Agustus Pamekasan Kembali Diusulkan Melalui Perubahan APBD
PLN UP3 Madura Beri Penghargaan kepada Lima Pelanggan Prioritas
Rp4 Miliar Revitalisasi Empat Sentra PKL Pamekasan Gagal Digelar, DPRD Soroti Kinerja Dinas
Kabar Gembira! Job Fair Pamekasan Sediakan 1.246 Lowongan Kerja

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:44 WIB

Jelang Hadapi Madura United, Skuad Bhayangkara FC Matangkan Latihan di Lapangan Puri Dewata Mini Soccer 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Belum Usai Kasus Investasi Bodong, Pemilik Seblak Moms Iphiie Kembali Dilaporkan Kasus Dugaan Penipuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Raih Penghargaan dari PLN, Founder BIP Siapkan Program Listrik Gratis bagi Warga Miskin

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Proyek Rehabilitasi Pasar 17 Agustus Pamekasan Kembali Diusulkan Melalui Perubahan APBD

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:10 WIB

PLN UP3 Madura Beri Penghargaan kepada Lima Pelanggan Prioritas

Berita Terbaru