Tiga Hari SDN Candi Burung 1 Pamekasan Tak Terima MBG, Distribusi Diduga Amburadul

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa-siswi SDN Candi Burung 1 saat menikmati MBG beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

Siswa-siswi SDN Candi Burung 1 saat menikmati MBG beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan kembali menuai sorotan. SDN Candi Burung 1, Kecamatan Proppo, sejak Senin-Rabu (12/11/2025) tidak menerima jatah MBG dari SPPG Yayasan Ibnu Bachir Klampar.

Padahal, sekolah tersebut masuk dalam wilayah penerima manfaat program makan gratis dari SPPG tersebut.

Kepala SDN Candi Burung 1, Hisam membenarkan bahwa pihaknya sudah beberapa hari tidak mendapatkan distribusi MBG. Padahal sebelumnya, sekolahnya rutin menerima jatah dari SPPG Lenteng Proppo.

“Awalnya kami rutin menerima MBG. Tapi setelah ada informasi perubahan, katanya sekarang tanggung jawabnya SPPG Yayasan Ibnu Bachir. Namun sejak itu tidak ada pengiriman,” ujarnya, Rabu (12/11).

Baca juga :  Ketua Satgas MBG Pamekasan Janji Sidak Usai Lebaran, PMII Minta Sanksi Tegas SPPG Nakal

Hisam menyebutkan, ada sebanyak 142 siswa di sekolahnya yang seharusnya menjadi penerima manfaat. Namun, hingga hari ini belum ada kepastian kapan MBG akan kembali disalurkan.

“Anak-anak banyak yang tanya, kenapa MBG tidak dikirim. Kami tidak bisa memberi jawaban, karena tidak punya wewenang langsung. Kami para guru juga bingung,” tuturnya.

Ia berharap, distribusi MBG segera kembali berjalan. Menurutnya, program tersebut sangat membantu para siswa, terutama untuk mengurangi kebiasaan jajan sembarangan di luar sekolah.

“Syukur alhamdulillah MBG ini membantu sekali. Kalau bisa segera direalisasikan lagi, dari dapur mana pun tidak masalah, yang penting anak-anak tidak kecewa,” harapnya.

Baca juga :  Komisi IV DPRD Pamekasan Dorong Peningkatan Kompetensi Ahli Gizi SPPG

Sementara itu, Klik Madura menemukan fakta lain. Sejumlah sekolah yang tidak berada di wilayah SPPG Ibnu Bachir justru masih menerima MBG. Salah satunya adalah SMKN 3 Pamekasan di Jalan Kabupaten, Kelurahan Bugih.

Kepala SMKN 3 Pamekasan, Sri Indrawati, membenarkan bahwa sekolahnya masih mendapatkan jatah MBG dari SPPG Ibnu Bachir.

“Iya, masih dapat sampai sekarang. Kami hanya penerima manfaat. Monggo ditunggu saja keputusan pemerintah, semoga baik untuk semua,” ucapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SPPG Yayasan Ibnu Bachir, Rois, belum memberikan tanggapan meski sudah dihubungi oleh redaksi Klik Madura.

Baca juga :  Polres Pamekasan Tangkap Pemilik Travel ABW, Kasus Umrah Gagal Rugikan Jemaah hingga Rp10 Miliar

Berdasarkan data yang dihimpun Klik Madura, SPPG Yayasan Ibnu Bachir kini menangani 58 sekolah dengan total 2.811 penerima manfaat yang tersebar di lima desa di Kecamatan Proppo.

Penetapan wilayah itu diketahui usai adanya kesepakatan pemerataan antar-SPPG di kantor Danramil Pamekasan beberapa hari lalu. (enk/nda)

Berita Terkait

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Manager PLN UP3 Madura Konsolidasi dengan Puluhan Mitra Kerja
Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Senin, 28 September 2026 - 10:08 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 07:41 WIB

Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam

Jumat, 25 September 2026 - 03:46 WIB

125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif

Berita Terbaru