Demi Rakyat, Komisi IV DPRD Pamekasan Usulkan OPD Patungan Lunasi Hutang UHC

- Jurnalis

Sabtu, 25 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Partai Gelora sekaligus Anggota DPRD Pamekasan Mohammad Saedy Romli. (DOK. KLIKMADURA)

Ketua DPD Partai Gelora sekaligus Anggota DPRD Pamekasan Mohammad Saedy Romli. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA — Persoalan pelayanan kesehatan di Kabupaten Pamekasan terus menuai perhatian. Pemicunya, karena program Universal Health Coverage (UHC) dinonaktifkan lantaran defisit anggaran.

Demi pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal, Komisi IV DPRD Pamekasan mengusulkan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut patungan melalui APBD masing-masing.

Dengan demikian, hutang UHC periode Juni–September bisa terlunasi dan menutup proyeksi tagihan Oktober–Desember 2025.

Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan, Saedy Romli mengatakan, usulan tersebut mengemuka dalam rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD pada Kamis (23/10).

Baca juga :  Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Dalam forum itu, Komisi IV tetap bersikukuh agar program UHC kembali menjadi prioritas utama daerah. Alasannya, agar masyarakat bisa kembali menikmati layanan kesehatan dengan maksimal.

“Pembahasannya memang belum konkret, tapi kami tekankan bahwa UHC ini program untuk masyarakat umum. Jadi tidak bisa dibebankan hanya pada Dinas Kesehatan (Dinkes). Semua OPD harus terlibat lintas sektor,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Edy itu menjelaskan, meskipun Dinkes merupakan OPD pengampu utama, bukan berarti instansi lain bisa lepas tangan.

Salah satu opsi yang dibahas ialah pengurangan porsi program promotif di beberapa OPD untuk membantu menutup defisit UHC.

Baca juga :  Belanja Daerah Baru 63 Persen, Ketua DPRD Pamekasan Ingatkan Pemkab Bisa Ditegur Menkeu

“Awalnya semua beban ditanggung Dinkes. Kami menolak, karena urusan kesehatan itu tanggung jawab bersama, bukan hanya satu dinas,” ujarnya.

Ketua DPD Partai Gelora Pamekasan itu menambahkan, pembahasan mengenai besaran kontribusi setiap OPD masih bersifat konseptual. Namun komisi IV akan terus mengawal hingga ada kesepakatan teknis terkait pembagian persentase anggaran.

“Kalau nanti disetujui, tinggal dibicarakan berapa persen dari tiap OPD dan berapa nominal sumbangannya. Itu yang akan kami kawal,” katanya.

Sementara itu, Kabag Perekonomian Setda Pamekasan, Bachtiar Effendi, membenarkan bahwa wacana tersebut menjadi bagian dari upaya agar program UHC bisa tetap berjalan.

Baca juga :  Mantapkan Niat Maju Pilkada Pamekasan, KH. Kholilurrahman Klaim Didukung Tokoh Pesantren hingga Pengusaha

Menurutnya, ada kemungkinan dana dari berbagai pos APBD, termasuk pajak rokok, akan dialihkan untuk menutupi defisit UHC.

“Rapatnya memang belum clear, tapi arah pembahasannya ke sana. Harapannya bisa mengurangi beban hutang agar program ini tidak berhenti,” ujarnya. (enk/nda)

Berita Terkait

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Manager PLN UP3 Madura Konsolidasi dengan Puluhan Mitra Kerja
Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Senin, 28 September 2026 - 10:08 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 07:41 WIB

Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam

Jumat, 25 September 2026 - 03:46 WIB

125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif

Berita Terbaru