Dipimpin Perempuan Berharta Rp 1,5 Miliar, Aktivis Pertanyakan Peran Bakorwil Pamekasan terhadap Masyarakat Madura

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berada di halaman Kantor Bakorwil IV Pamekasan. (KLIKMADURA)

Warga berada di halaman Kantor Bakorwil IV Pamekasan. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) IV Pamekasan mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Pemicunya, karena instansi yang menjadi kepanjangan tangan Pemprov Jatim itu dinilai tidak berkontribusi signifikan terhadap masyarakat Madura.

Aktivis Gerakan Penyambung Aspirasi (Gempa) Herul mengatakan, sebagai kepanjangan tangan Pemprov Jatim, Bakorwil IV Pamekasan seharusnya proaktif terhadap persoalan-persoalan yang terjadi di Madura. Namun, yang terjadi justru sebaliknya.

Bakorwil terkesan acuh terhadap persoalan yang ada. Salah satu indikasinya, ketika masyarakat Kangean gencar menolak aktivitas seismik migas, Bakorwil tidak pernah muncul ke permukaan menyampaikan sikap.

Baca juga :  Sedimen Hasil Pengerukan Sungai Jombang Pamekasan Diperjualbelikan 

Padahal, kebijakan terkait pengelolaan laut itu merupakan kewenangan Pemprov Jatim. Seharusnya, ketika ada persoalan yang terjadi pada domain pemerintah provinsi, Bakorwil Pamekasan berada di garda terdepan menyampaikan sikap.

”Penolakan masyarakat Kangean terhadap survei seismik migas sudah berlangsung lama. Tapi, tidak pernah terdengar pernyataan sikap dari Bakorwil Pamekasan dalam kapasitasnya mewakili Pemprov Jatim,” kata Herul.

Kemudian, dalam persoalan-persoalan lain juga tidak pernah terdengar Bakorwil Pamekasan hadir sebagaimana fungsinya. Salah satu contohnya, ketika masyarakat ramai soal tambang galian C. Padahal, persoalan tersebut juga bagian dari kewenangan Pemprov Jatim.

Baca juga :  Dukung Program 100 Hari Kerja Pemkab Pamekasan, Bank Jatim Serahkan Bantuan 46 Gerobak PKL

Bahkan, ketika di Pamekasan ramai permasalahan dugaan tanah negara dicaplok korporasi, Bakorwil Pamekasan juga tiarap. Tidak bergeming.

”Bakorwil Pamekasan hanya berfungsi sebagai lembaga yang menggelar pelatihan. Tidak bertindak sebagai kepanjangan tangan pemerintah provinsi yang seharusnya peka terhadap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat Madura,” katanya.

Untuk diketahui, Bakorwil Pamekasan saat sekarang dipimpin oleh Sufi Agustini. Dia merupakan perempuan kelahiran Bangkalan 1967.

Menurut data LHKPN yang diunggah dalam akun resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 5 Februari 2025 periodik 2024, Sufi Agustini memiliki harta kekayaan sebesar Rp 1.578.185.673.

Baca juga :  Soal Perlindungan Petani Tembakau, Aliyadi Mustofa Sevisi dengan Gubernur Khofifah

Dari total harta tersebut, Sufi Agustini tercatat memiliki hutang sebesar Rp 455.432.000. Harta kekayaan mantan pegawai Dinsos Jatim itu terdiri dari tanah dan bangunan hingga alat transportasi hingga mesin.

Sayangnya, Kepala Bakorwil IV Pamekasan Sufi Agustini belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi Klik Madura belum berbuah hasil. (nda)

Berita Terkait

Harjad ke-496 Pamekasan Dibuka dengan Pameran Bonsai Nasional, Kelas Bintang Cetak Sejarah di Madura
Kenali Obesitas Bersama Dokter Puskesmas Pademawu Pamekasan, Gejalanya Sering Tak Disadari
Progres Pembangunan SDN Tamberu 2 Pamekasan Capai 90 Persen, November Ditargetkan Rampung
Masa Transisi UHC Rawan Kekosongan Layanan, Edy Gelora Tawarkan Dua Skema Talangan APBD
Cerita Mahasiswa UIN Madura Setelah Satu Bulan di Klik Madura, Jalani Beragam Peran di Dunia Media
Dua Pria di Pamekasan Ditahan Polisi, Diduga Perkosa Perempuan Disabilitas Empat Kali
Gerebek Bilik Narkoba di Proppo, Polisi Amankan Sabu, Sajam, dan 9 Motor
Aktivis Desak Berobat Gratis Saat Transisi UHC, Pemkab Pamekasan Terbitkan Surat Edaran

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Harjad ke-496 Pamekasan Dibuka dengan Pameran Bonsai Nasional, Kelas Bintang Cetak Sejarah di Madura

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Kenali Obesitas Bersama Dokter Puskesmas Pademawu Pamekasan, Gejalanya Sering Tak Disadari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Progres Pembangunan SDN Tamberu 2 Pamekasan Capai 90 Persen, November Ditargetkan Rampung

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Masa Transisi UHC Rawan Kekosongan Layanan, Edy Gelora Tawarkan Dua Skema Talangan APBD

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Cerita Mahasiswa UIN Madura Setelah Satu Bulan di Klik Madura, Jalani Beragam Peran di Dunia Media

Berita Terbaru