Pemilik Kos di Tlanakan Kecewa, Saluran Pipa Air Diduga Dirusak Pekerja PDAM

- Jurnalis

Jumat, 10 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Salah satu pemilik kos di Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Ach Zubairi, mengungkapkan kekecewaannya terhadap oknum pekerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jaya Pamekasan. Sebab, pekerja tersebut diduga merusak saluran pipa air miliknya.

Pipa yang terhubung ke saluran air swasta itu ditemukan bocor parah setelah adanya pengerjaan pemasangan pipa oleh PDAM di sekitar rumah kos.

Menurut Zubairi, pipa miliknya yang tertanam di dalam tanah mengalami kebocoran parah. Setelah ditelusuri, diketahui bahwa pekerja PDAM membuat saluran baru yang ditanam persis di atas pipa miliknya.

Baca juga :  Demi Kesejahteraan Petani Tembakau, Bupati Pamekasan Dorong Disperindag Kejar Target Serapan 29 Ribu Ton

“Awalnya, saya kira pekerja bangunan di samping kos yang merusaknya. Namun kata pekerja di sana justru pekerja PDAM yang memasang pipa tepat di atas pipa saya,” ungjarnya, Jumat (10/1/2025).

Ia menilai, tindakan tersebut menunjukkan pekerja PDAM tidak profesionalis. Dia juga merasa kecewa karena tidak ada pemberitahuan ataupun perbaikan dari pihak terkait.

“Kejadian pastinya saya tidak tahu kapan, karena tertutup tanah. Baru diketahui setelah menyalakan air dan air keluar deras dari tanah. Saya kesal karena tidak diberi tahu soal kerusakan itu. Seharusnya, ada pertanggungjawaban dari PDAM untuk memperbaiki, paling tidak memberitahu saya,” ujarnya.

Baca juga :  Pemuda Tewas Usai Dibacok, Polres Pamekasan: Sudah Ditangani

Zubairi menjelaskan bahwa sebelumnya ia menggunakan layanan air dari PDAM. Namun, karena sering mengalami gangguan suplai, ia memutuskan untuk beralih ke saluran air swasta demi memenuhi kebutuhan penghuni kos.

“Dulu saya pakai PDAM, tetapi sering mati. Anak-anak kosan banyak yang komplain, jadi saya ganti ke saluran milik swasta,” terangnya.

Atas kejadian ini, Zubairi berharap PDAM menunjukkan itikad baik dengan memberikan klarifikasi dan solusi.

“Kalaupun tidak mau memperbaiki, setidaknya ada pengakuan dan itikad baik dari PDAM agar hal seperti ini tidak terulang,” katanya.

Baca juga :  Kenang Jasa Pahlawan, Ponpes Sabilul Ihsan Pamekasan Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI Penuh Khidmat

Menanggapi laporan tersebut, Direktur PDAM Tirta Jaya Pamekasan Syamsul Arifin langsung mengonfirmasi kepada pekerja di lokasi kejadian. Hasilnya, pekerja PDAM mengakui bahwa kerusakan tersebut merupakan kesalahan mereka.

“Saya tidak tahu kalau pipa saluran air ini dipakai, soalnya setahu saya kosan ini masih langganan air PDAM, jadi saya minta maaf, saya kira saluran pipa tersebut tidak digunakan lagi,” ujar salah seorang pekerja PDAM kepada pemilik kos. (ibl/diend)

Berita Terkait

Wagub Jatim Emil Dardak Soroti Layanan Kesehatan hingga Antisipasi Bencana di Pamekasan
Emil Dardak Sidak RSD Mohammad Noer, Pembangunan Dikebut Target Beroperasi 2027
HUT Ke-81 TNI, Ketua DPRD Pamekasan Sebut Tentara Benteng Pertama dan Terakhir Negeri
Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan Santri di Batumarmar Pamekasan
HUT Ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Soroti Ancaman Media Sosial terhadap Persatuan
Kontrak Pengelolaan Ekowisata Mangrove Lembung Tak Diperpanjang
UHC Prioritas Ditarget November, Pemkab Pamekasan Kejar Keaktifan Peserta BPJS 80 Persen
Harjad ke-496 Pamekasan Dibuka dengan Pameran Bonsai Nasional, Kelas Bintang Cetak Sejarah di Madura

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Wagub Jatim Emil Dardak Soroti Layanan Kesehatan hingga Antisipasi Bencana di Pamekasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Emil Dardak Sidak RSD Mohammad Noer, Pembangunan Dikebut Target Beroperasi 2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:33 WIB

HUT Ke-81 TNI, Ketua DPRD Pamekasan Sebut Tentara Benteng Pertama dan Terakhir Negeri

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:25 WIB

HUT Ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Soroti Ancaman Media Sosial terhadap Persatuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Kontrak Pengelolaan Ekowisata Mangrove Lembung Tak Diperpanjang

Berita Terbaru