Penanganan Kasus Dugaan Pemotongan Gaji Perangkat Desa Laden Jalan di Tempat

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 15 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dugaan pemotongan gaji perangkat Desa Laden, Kecamatan Pamekasan, yang telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan awal tahun 2023 belum ada perkembangan signifikan.

Laporan itu diajukan mantan perangkat Desa Laden, Taufiqurrahman, yang kini sudah tidak menjabat setelah diberhentikan.

“Saya diberhentikan bersama tiga perangkat desa lainnya karena tidak setuju atas pemotongan gaji,” ujar Taufiqurrahman.

Dia mengaku pernah  dipanggil oleh pihak Kejari Pamekasan dan Inspektorat untuk dimintai keterangan terkait laporan tersebut. Namun, hingga hari ini, belum ada tindak lanjut dari pihak berwenang.

Baca juga :  Akhir September, 20 Pejabat Eselon II di Pamekasan Siap Diguncang Rotasi Besar-Besaran

“Saya belum mendapatkan informasi sejauh mana proses pelaporan itu berjalan,” katanya.

Taufiqurrahman mengungkapkan, dugaan pemotongan gaji itu dilakukan oleh Kepala Desa Laden, Alimuddin, terhadap sebelas perangkat desa lainnya sejak tahun 2019 hingga tahun 2022.

Dari total gaji dan insentif sebesar Rp 6.450.000 yang dibayarkan setiap tiga bulan, sebanyak Rp 1.450.000 diduga dipotong.

“Gaji per bulan kami sebesar Rp 2 juta, ditambah insentif sebesar Rp 150 ribu. Setiap triwulan, saya menerima gaji sebesar Rp 5 juta, sementara sisanya dipotong dengan alasan untuk membayar pengacara,” jelas Taufiqurrahman.

Baca juga :  Tahun 2024, Program PENA Kemensos RI Hanya Sasar Sembilan Orang Pamekasan

Dia berharap kasus tersebut segera ditangani oleh Kejaksaan Negeri Pamekasan. Jika terbukti melawan hukum, siapapun harus dijatuhi sanksi sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Desa Laden, Alimuddin, enggan memberikan komentar saat dikonfirmasi terkait dugaan pemotongan gaji perangkat desa itu.

Ia menyarankan agar hal tersebut ditanyakan langsung kepada kuasa hukumnya. “Maaf, langsung saja ke Pak Sulaisi,” katanya.

Upaya untuk mendapatkan keterangan dari Kuasa Hukum Kepala Desa Laden, Sulaisi Abdurrazaq, belum membuahkan hasil. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon tidak ada respons.

Baca juga :  DPRD Gelar Paripurna Istimewa Hari Jadi Pamekasan, Angkat Semangat Kemandirian Ala Raja Ronggosukowati

Sekretaris Inspektorat Pamekasan, Yudi, juga menolak memberikan keterangan. Ia menyarankan agar konfirmasi langsung dilakukan kepada Kejaksaan Negeri Pamekasan. “Konfirmasi langsung ke kejaksaan, karena sudah ditangani kejaksaan,” ujar Yudi.

Upaya mendapatkan konfirmasi atas dugaan pemotongan gaji perangkat desa di Desa Laden kepada Kasi Pidsus Kejari Pamekasan, Ginung Pratidina, juga belum berhasil. (ibl/diend)

Berita Terkait

Keren! DPD Partai Gelora Indonesia Pamekasan Buka Pos Bantuan Hukum Gratis
SIHT Rp11 Miliar Mangkrak, DPRD Pamekasan Segera Panggil Disperindag
Buntut Sengketa Lahan Pasar Panaguan, Salah Satu Toko Bakal Dipagar
DPRD Pamekasan Resmi Paripurnakan Raperda Perampingan OPD, Pembahasan Lanjutan Segera Dikebut
Dana Cadangan Pilkada 2029 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Ingatkan Risiko Perubahan Regulasi
SMAN 1 Pamekasan Libatkan Alumni Genjot Kualitas Siswa Kelas Akhir
SMAN 3 Pamekasan Kembangkan Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan, Dorong Siswa Lebih Peduli Lingkungan
SMAN 4 Pamekasan Terapkan Absen Faceprint, Orang Tua Bisa Pantau Kehadiran Siswa Lewat HP

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:28 WIB

Keren! DPD Partai Gelora Indonesia Pamekasan Buka Pos Bantuan Hukum Gratis

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:05 WIB

SIHT Rp11 Miliar Mangkrak, DPRD Pamekasan Segera Panggil Disperindag

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:47 WIB

Buntut Sengketa Lahan Pasar Panaguan, Salah Satu Toko Bakal Dipagar

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:28 WIB

DPRD Pamekasan Resmi Paripurnakan Raperda Perampingan OPD, Pembahasan Lanjutan Segera Dikebut

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:07 WIB

Dana Cadangan Pilkada 2029 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Ingatkan Risiko Perubahan Regulasi

Berita Terbaru

Opini

Satu Suara Seribu Suaka

Jumat, 13 Feb 2026 - 01:43 WIB