Si Pisan Keluar sebagai Pemenang Sayembara Maskot Pilkada Pamekasan, Begini Filosinya

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 30 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan mengumumkan sayembara maskot pilkada 2024. Hasilnya, Si Pisan karya Aput Aris Setiawan asal Kabupaten Magetan keluar sebagai pemenang.

Pengumuman pemenang disampaikan langsung oleh KPU Pamekasan pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD), Rabu malam (29/05/2024)

Maskot terpilih dengan sebutan Si Pisan memiliki makna (Demokrasi Pilihan Kabupaten Pamekasan) atau juga bisa diartikan (Kerapan Sapi Pamekasan).

Setelah “Ka’Lancem” Atau Monumen Arek Lancor menjadi maskot KPU Pamekasan di pilkada sebelumnya, kini giliran “Si Pisan” yang akan menjadi maskot pesta demokrasi itu.

Baca juga :  Warganet Sebut Pelayanan RS Larasati Pamekasan Buruk

Si Pisan merupakan perwujudan kolaborasi antara simbol tradisi atau kebudayaan khas dan simbol antusias Pamekasan dalam menyambut pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2024.

“Diharapkan, Si Pisan mampu dengan mudah dikenal dan memotivasi semangat partisipasi aktif masyarakat dalam mensukseskan pesta demokasi tahun 2024, tentu sesuai dengan tema utama KPU Pamekasan yaitu Pamekasan bersahabat,” Kata Ketua KPU Pamekasan Mohammad Halili.

Salah satu juri sayembara cipta maskot, Sigit Purnomo menyampaikan, juri menjatuhkan pilihan kepada Si Pisan menjadi juara 1 dalam sayembara cipta maskot karena sudah memenuhi unsur dan kereteria yang diharapkan KPU Pamekasan.

Baca juga :  Nadi PDIP: Meski Banyak Pasang Baliho, Belum Tentu Dapat Rekom Partai

“Si pisan ini hampir memenuhi unsur dan keriteria yang diharapkan oleh KPU Pamekasan, ada juga dari kacamata budaya sangat relevansi dan banyak simbol yang mewakili, misalnya untuk menghimbau dan mengajak masyarakat dengan ramah dan bersahabat,” terangnya.

Ia mengatakan, maskot Si Pisan memiliki penampilan yang sederhana dan mudah diaplikasikan, lucu dan kelihatan ramah.

“Kami memilih si Pisan berdasarkan kesederhanaan yang mudah diaplikasikan, kemudian bisa dibawa kemana mana, mudah dan sederhana serta simpel dan tentunya lucu, lucunya itu karena keliatannya sapinya ramah,” pungkasnya. (ibl/diend)

Baca juga :  Diduga Sebar Ujaran Kebencian terhadap NU dan Muassis, Warga Pamekasan Dipolisikan

Berita Terkait

Di Hadapan Ratusan Mahasiswa Baru, Rektor UIM Sebut Ilmu Tanpa Adab Tak Cukup
PKKMB Visioner 2026, Ratusan Mahasiswa Baru UIM Didorong Jadi Generasi Berilmu dan Beradab
Perda Pertanggungjawaban APBD Pamekasan Tahun 2025 Resmi Ditetapkan, Sejumlah Catatan Jadi Evaluasi
Harga Tembakau Turun, DPRD Pamekasan Ingatkan Pengusaha Soal BPP
Edy Gelora Nilai BPS Terlalu Kaku Menilai Aset Fisik, Minta Jalur Sanggah DTSEN Diperkuat
KOHATI Pamekasan Gembleng Kader Jadi Pemimpin Andal Lewat Public Speaking Class
Dua Ahli Waris Lahan TK ABA IV Pamekasan Penuhi Panggilan Polres, Sampaikan Kesaksian Dumas ke Polda Jatim
AJP Salurkan Air Bersih di 11 Kecamatan Terdampak Kekeringan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:39 WIB

Di Hadapan Ratusan Mahasiswa Baru, Rektor UIM Sebut Ilmu Tanpa Adab Tak Cukup

Selasa, 8 September 2026 - 10:36 WIB

PKKMB Visioner 2026, Ratusan Mahasiswa Baru UIM Didorong Jadi Generasi Berilmu dan Beradab

Senin, 7 September 2026 - 11:11 WIB

Perda Pertanggungjawaban APBD Pamekasan Tahun 2025 Resmi Ditetapkan, Sejumlah Catatan Jadi Evaluasi

Senin, 7 September 2026 - 01:08 WIB

Edy Gelora Nilai BPS Terlalu Kaku Menilai Aset Fisik, Minta Jalur Sanggah DTSEN Diperkuat

Minggu, 6 September 2026 - 13:56 WIB

KOHATI Pamekasan Gembleng Kader Jadi Pemimpin Andal Lewat Public Speaking Class

Berita Terbaru