Usai Dikunjungi Bupati, Rumah Penderita Stroke yang Hidup Sebatangkara di Pamekasan Segera Diperbaiki

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Slamet (54), warga Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Pamekasan terbaring lemas. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Slamet (54), warga Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Pamekasan terbaring lemas. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Harapan hidup layak mulai menyapa Slamet (54), warga Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Pamekasan. Rumah pria penderita penyakit stroke yang hidup sebatangkara itu akan segera diperbaiki oleh pemerintah usai dikunjungi Bupati KH. Kholilurrahman.

Fungsional Penata Kelola Perumahan DPRKP Pamekasan, Dwi Budayana menyampaikan, perbaikan rumah tersebut akan diberikan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Bapak Slamet akan menerima bantuan sebesar Rp17,5 juta, terdiri dari Rp 15 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp 2,5 juta untuk biaya tukang,” jelasnya.

Baca juga :  Gelombang Demo Meluas, Gelora Pamekasan Imbau Warga Tetap Jaga Kondusivitas

Meski demikian, pelaksanaan perbaikan rumah tersebut belum bisa dimulai dalam waktu dekat karena berkas permohonan dari kelurahan baru saja masuk.

“Proposal kelengkapan administrasi baru diterima, kami akan segera tindak lanjuti ke lokasi untuk dilakukan verifikasi lapangan,” katanya.

Kondisi Slamet selama ini menggugah keprihatinan banyak pihak. Salah satu kerabat jauhnya, Endang Kurniawati, menceritakan bahwa Slamet hidup sendirian tanpa keluarga dekat yang merawat. Ia bahkan harus membayar orang untuk sekadar mandi.

“Kadang saya yang mandikan, kadang harus bayar orang Rp 50 ribu untuk bantu mandikan. Slamet sudah cerai dengan istrinya, dan anaknya jarang menengok,” tutur Endang.

Baca juga :  Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan, CV Ayunda Salurkan Beasiswa

Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sempat menawarkan agar Slamet dirawat di panti jompo. Namun, tawaran itu ditolak karena lokasinya terlalu jauh.

“Katanya harus ke Solo, karena di Madura tidak ada panti jompo. Kami keberatan, karena untuk menjenguk terlalu jauh,” ujarnya.

Meski demikian, Endang mengaku bersyukur setelah Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman berkunjung langsung ke rumah Slamet beberapa waktu lalu. Sejak saat itu, bantuan mulai berdatangan dari berbagai pihak.

“Alhamdulillah, setelah Pak Bupati datang, langsung dapat bantuan sembako, kasur, layanan kesehatan melalui BPJS, dan sekarang juga rumah mau diperbaiki,” ujarnya penuh haru.

Baca juga :  Komisi II DPRD Pamekasan Sisir Penjual BBM, Pastikan Tidak Ada Permainan Takaran 

Camat Pamekasan, Rahmat Kurniadi Suroso, juga memberikan apresiasi atas kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya. Ia berharap, bantuan tersebut dapat menjadi titik awal kehidupan yang lebih baik bagi Slamet.

“Kami sangat berterima kasih atas solusi dan bantuan nyata dari bapak bupati. Semoga menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi Bapak Slamet,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Manager PLN UP3 Madura Konsolidasi dengan Puluhan Mitra Kerja
Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas
Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Pamekasan Kenalkan Keselamatan Kelistrikan kepada Siswa SD Alam Excellentia
13 Perda Tuntas, DPRD Pamekasan Lanjutkan Pembahasan Regulasi Prioritas
125 Kursi Kepala Sekolah di Pamekasan Masih Plt, Disdikbud Targetkan Tuntas Tahun Ini

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam

Jumat, 25 September 2026 - 03:46 WIB

125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif

Jumat, 25 September 2026 - 03:34 WIB

Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN

Jumat, 25 September 2026 - 03:11 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Manager PLN UP3 Madura Konsolidasi dengan Puluhan Mitra Kerja

Kamis, 24 September 2026 - 09:10 WIB

Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

Berita Terbaru