Cegah Penumpukan di Bank, Pencairan Bansos Warga Mandangin Dipusatkan di Kantor Kecamatan

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa / Pulau Mandangin, Kecamatan Kota Sampang  berkumpul di Kantor Kecamatan untuk pencairan bantuan. (KLIKMADURA)

Warga Desa / Pulau Mandangin, Kecamatan Kota Sampang berkumpul di Kantor Kecamatan untuk pencairan bantuan. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Ratusan warga Desa Mandangin, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, mencairkan bantuan sosial di Kantor Kecamatan Sampang selama dua hari, Senin hingga Selasa (12–13/10/2026). Pemindahan lokasi penyaluran tersebut dilakukan untuk mencegah penumpukan penerima bantuan di bank.

Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Sampang, Ahmad Fauzi, mengatakan, banyaknya penerima bantuan dari Desa Mandangin menjadi pertimbangan utama pemindahan lokasi penyaluran.

Menurutnya, jika seluruh penerima diarahkan ke bank, antrean dikhawatirkan membludak dan mengganggu kelancaran pelayanan.

“Karena jumlah penerimanya cukup banyak, penyaluran dilakukan di kantor kecamatan selama dua hari. Kalau dilaksanakan di bank, dikhawatirkan warga akan berjubel,” jelas Fauzi.

Baca juga :  Penerimaan Pajak Daerah Sampang Tembus Rp48,16 Miliar

Kebijakan tersebut khusus diberlakukan bagi penerima bantuan asal Desa Mandangin. Sementara itu, warga dari desa lain di Kecamatan Sampang tetap mencairkan bantuan melalui bank sesuai mekanisme yang berlaku.

Di sisi lain, Camat Sampang Aminullah, S.Pd., M.Si., mengingatkan bahwa bantuan sosial harus diberikan kepada masyarakat yang masih membutuhkan dukungan ekonomi. Ia meminta warga yang kondisi ekonominya telah membaik agar melaporkan perubahan tersebut kepada petugas PKH.

Menurut Aminullah, kesadaran penerima untuk melaporkan perubahan kondisi ekonomi penting agar bantuan lebih tepat sasaran. Dengan begitu, bantuan tidak terus diterima keluarga yang sudah mampu, sementara masyarakat yang lebih membutuhkan belum tersentuh program pemerintah.

Baca juga :  Festival Banjari Habsy Madura Open 2023 Sukses, Grand Final Berlangsung Meriah

“Kalau sudah merasa mampu, seharusnya ada kesadaran untuk melaporkan kepada petugas, supaya bantuan bisa diberikan kepada masyarakat yang lebih membutuhkan,” tegasnya.

Aminullah berharap program bantuan sosial dapat terus berlanjut dengan pendataan penerima yang akurat. Ia juga menekankan pentingnya kejujuran warga dalam melaporkan perubahan kondisi ekonomi agar hak masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak terabaikan.

“Harapannya, program ini terus berlanjut, terutama bagi masyarakat yang betul-betul berhak menerima bantuan,” ujarnya. (ali/nda)

Berita Terkait

Persiapan KDKMP di Sampang Baru 50 Persen, Penempatan Manajer Mulai Berjalan
Digrebek saat Berduaan dengan Staf, Dinkes Sampang Bakal Panggil Kepala Puskesmas Robatal Pekan Depan
Jelang Sidang Tuntutan Kasus Kekerasan Seksual di Ketapang, Kuasa Hukum Korban Apresiasi Polisi dan Jaksa
Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar Disorot, Praktisi Sipil Dorong Uji Mutu U-Ditch
Kecelakaan Maut di JLS Sampang, Pengendara Scoopy dan Penumpang Pikap Tewas
Kekeringan di Sampang Meluas, Relawan Distribusikan 1 Juta Liter Air Bersih
Sembunyikan 197 Gram Sabu di Ruang Airbag Avanza, Dua Pria Asal Jember Ditangkap di Sampang
Pecatur Tunarungu Asal Sampang Raih Dua Medali di Malaysia, Bersaing di Level Asia Pasifik

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Cegah Penumpukan di Bank, Pencairan Bansos Warga Mandangin Dipusatkan di Kantor Kecamatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Persiapan KDKMP di Sampang Baru 50 Persen, Penempatan Manajer Mulai Berjalan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Digrebek saat Berduaan dengan Staf, Dinkes Sampang Bakal Panggil Kepala Puskesmas Robatal Pekan Depan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Jelang Sidang Tuntutan Kasus Kekerasan Seksual di Ketapang, Kuasa Hukum Korban Apresiasi Polisi dan Jaksa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar Disorot, Praktisi Sipil Dorong Uji Mutu U-Ditch

Berita Terbaru