Kekeringan Mulai Merambah Wilayah Kota Sampang, Warga Jalan Aji Gunung Kesulitan Air Bersih

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor BPBD Kabupaten Sampang. (KLIKMADURA)

Kantor BPBD Kabupaten Sampang. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Dampak musim kemarau mulai dirasakan hingga kawasan perkotaan Kabupaten Sampang. Warga di Jalan Aji Gunung, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, mulai mengalami gangguan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang Mohammad Hozin mengatakan, berkurangnya sumber air PDAM menjadi salah satu faktor yang menyebabkan distribusi air ke kawasan tersebut tersendat.

“Penyaluran air sering tersendat karena sumber air PDAM berkurang,” kata Hozin, Selasa (6/10/2026).

Kondisi itu membuat sebagian warga harus mengandalkan persediaan air yang sebelumnya ditampung untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Penggunaan air pun mulai dibatasi, terutama untuk keperluan memasak dan mandi.

Baca juga :  Mobil Pikap Bermuatan 23 Orang Terguling di Pamekasan, 4 Orang Sempat Alami Koma  

“Beberapa pemukiman bahkan harus membatasi penggunaan air harian untuk kebutuhan memasak dan mandi,” ungkapnya.

Gangguan pasokan air di kawasan perkotaan tersebut terjadi di tengah meluasnya wilayah yang terdampak kekeringan di Kabupaten Sampang. BPBD masih melakukan pendataan sekaligus penanganan terhadap wilayah yang mengalami kondisi kering kritis.

Hozin menyebutkan, distribusi air bersih menggunakan armada tangki terus dilakukan ke sejumlah wilayah yang mengalami kekurangan air.

“Untuk mengatasi kekeringan, kami terus melakukan droping air bersih ke desa-desa yang mengalami kering kritis,” ujarnya.

Pendistribusian air diprioritaskan untuk wilayah pelosok desa dan permukiman yang sumber air bersihnya sudah tidak dapat diandalkan.

Baca juga :  Di Hadapan Penyidik, Bos PT. Budiono Akui Miliki SHM Kawasan Pantai Desa Ambat Pamekasan

Selain bantuan dari BPBD, sejumlah pihak swasta turut menyalurkan air bersih kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut diberikan secara berkala ke sejumlah lokasi yang membutuhkan.

“Selain droping air dilakukan BPBD, masyarakat terdampak kekeringan juga dibantu droping air bersih dari pihak swasta,” jelas Hozin.

BPBD menyebut kondisi kemarau masih berpotensi berlangsung hingga penghujung 2026. Sementara musim hujan diperkirakan mulai memasuki wilayah Sampang pada pertengahan Desember mendatang.

Masyarakat diimbau menggunakan air bersih secara hemat selama pasokan masih terbatas, terutama untuk kebutuhan yang bersifat mendesak. (ali/nda)

Baca juga :  Polantas Sampang Apresiasi Pengendara Tertib Lalu Lintas, Bagikan Sayur Hasil Panen Sendiri

Berita Terkait

Ada Jejak Pembayaran Rp17,4 Juta, Disdik Sampang Sebut Pengadaan Seragam Olahraga Dibatalkan
Emil Dardak Ziarah ke Makam R.P. Mohammad Noer di Sampang, Bagian Rangkaian Hari Jadi ke-81 Jatim
Beda Kualitas, Beda Harga! Ini Rincian Harga Garam Sampang dari K3 hingga K1
60 Paket PJU Dipadatkan Jadi 8 Tender, Komisi III Sampang Ingatkan Dishub Tak Abaikan Syarat Teknis
UTM Dorong Budidaya Lele Sampang Naik Kelas Lewat Teknologi Bioflok dan Kitosan
Kontrak Segera Berakhir, 3.214 PPPK Paruh Waktu di Sampang Harap-Harap Cemas
Diduga Cabuli Gadis Berusia 13 Tahun, Pria 54 Tahun Asal Kecamatan Kedungdung Terancam Membusuk di Penjara
Yakin Anaknya Disantet, Lansia 80 Tahun di Sokobanah Sampang Bunuh Tetangga

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:24 WIB

Kekeringan Mulai Merambah Wilayah Kota Sampang, Warga Jalan Aji Gunung Kesulitan Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Emil Dardak Ziarah ke Makam R.P. Mohammad Noer di Sampang, Bagian Rangkaian Hari Jadi ke-81 Jatim

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Beda Kualitas, Beda Harga! Ini Rincian Harga Garam Sampang dari K3 hingga K1

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:16 WIB

60 Paket PJU Dipadatkan Jadi 8 Tender, Komisi III Sampang Ingatkan Dishub Tak Abaikan Syarat Teknis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 01:26 WIB

UTM Dorong Budidaya Lele Sampang Naik Kelas Lewat Teknologi Bioflok dan Kitosan

Berita Terbaru