Harga Tak Berpihak Meski Kualitas Tembakau Bagus, Ketua DPRD Pamekasan Minta Pemerintah Turun Tangan

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur saat diwawancarai awak media. (KLIKMADURA)

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur saat diwawancarai awak media. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur menyoroti rendahnya harga tembakau pada musim panen tahun ini. Padahal, tembakau yang dihasilkan petani di sejumlah wilayah Pamekasan dinilai memiliki kualitas tinggi.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius pemerintah. Terlebih, tembakau yang dihasilkan di sejumlah kecamatan di wilayah Pamekasan masuk kategori tembakau gunung yang dikenal memiliki kualitas baik.

“Keluhan masyarakat yang kami dengarkan, harga tembakau tahun ini sangat murah. Padahal tembakau di tujuh kecamatan memiliki kualitas yang tinggi karena merupakan tembakau gunung, bukan tembakau sawah,” katanya.

Baca juga :  Atasi Gangguan Listrik Madura, PLN UP3 Pamekasan Kerahkan Ratusan Petugas dan Alat Canggih

Politisi dari partai berlambang ka’bah itu menyebut, ada sekitar tujuh kecamatan yang menjadi sentra tembakau berkualitas tinggi, diantaranya Batu Marmar, Waru, Pasean, Pakong, Kadur, Pegantenan dan Palengaan.

Menurutnya, karakteristik tembakau gunung di wilayah tersebut menjadi salah satu keunggulan yang seharusnya dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan harga pembelian tembakau petani.

“Ini yang perlu diperhatikan. Tembakau gunung dengan kualitas yang bagus seharusnya mendapatkan penghargaan dari sisi harga. Jangan sampai kualitasnya tinggi, tetapi harga yang diterima petani justru rendah,” ujarnya.

Ali Masykur meminta pemerintah daerah segera turun tangan untuk mencari solusi atas persoalan harga tersebut. Pemerintah dinilai perlu mempertemukan petani dengan pihak pembeli maupun perusahaan tembakau guna mencari harga yang lebih wajar.

Baca juga :  Panitia Bantah Sharing Session Ustadz Hannan Attaki di Pamekasan Dibubarkan

“Pemerintah harus hadir memberikan solusi. Petani sudah mengeluarkan biaya besar untuk produksi, mulai dari pengolahan lahan, pupuk, obat-obatan hingga tenaga kerja. Jangan sampai setelah panen mereka justru mengalami kerugian karena harga yang murah,” ucapnya.

Ia menambahkan, persoalan harga tembakau tidak boleh dibiarkan berulang setiap musim panen. Menurutnya, perlu ada langkah konkret untuk menciptakan tata niaga tembakau yang memberikan kepastian dan perlindungan kepada petani.

“Jangan hanya petani yang menanggung risiko. Ketika kualitas tembakaunya bagus, tentu harus ada harga yang layak. Pemerintah harus duduk bersama petani dan pihak pembeli untuk mencari solusi terbaik,” tandasnya. (ibl/nda).

Baca juga :  BRI Pamekasan Serahkan Hadiah Utama Panen Hadiah Simpedes, Dua Nasabah Bawa Pulang Mobil

Berita Terkait

Wagub Jatim Emil Dardak Soroti Layanan Kesehatan hingga Antisipasi Bencana di Pamekasan
Emil Dardak Sidak RSD Mohammad Noer, Pembangunan Dikebut Target Beroperasi 2027
HUT Ke-81 TNI, Ketua DPRD Pamekasan Sebut Tentara Benteng Pertama dan Terakhir Negeri
Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan Santri di Batumarmar Pamekasan
HUT Ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Soroti Ancaman Media Sosial terhadap Persatuan
Kontrak Pengelolaan Ekowisata Mangrove Lembung Tak Diperpanjang
UHC Prioritas Ditarget November, Pemkab Pamekasan Kejar Keaktifan Peserta BPJS 80 Persen
Harjad ke-496 Pamekasan Dibuka dengan Pameran Bonsai Nasional, Kelas Bintang Cetak Sejarah di Madura

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Wagub Jatim Emil Dardak Soroti Layanan Kesehatan hingga Antisipasi Bencana di Pamekasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Emil Dardak Sidak RSD Mohammad Noer, Pembangunan Dikebut Target Beroperasi 2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:33 WIB

HUT Ke-81 TNI, Ketua DPRD Pamekasan Sebut Tentara Benteng Pertama dan Terakhir Negeri

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:25 WIB

HUT Ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Soroti Ancaman Media Sosial terhadap Persatuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Kontrak Pengelolaan Ekowisata Mangrove Lembung Tak Diperpanjang

Berita Terbaru