Perselisihan Asap Dagangan Berujung Laporan Polisi, Dokter di Sampang Dipanggil Penyidik

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor SPKT Polres Sampang. (KLIKMADURA)

Kantor SPKT Polres Sampang. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Perselisihan antara seorang dokter berinisial M yang bertugas di salah satu rumah sakit di Kabupaten Sampang dengan seorang pedagang kaki lima bernama Munir berujung ke ranah hukum.

Dokter tersebut dilaporkan ke Polres Sampang atas dugaan penganiayaan dan kini telah dipanggil penyidik untuk menjalani pemeriksaan.

Laporan itu diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sampang pada 13 Juli 2026. Perkara tersebut teregister dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) Nomor: STTLP/243/VII/2026/SPKT/POLRES SAMPANG/POLDA JAWA TIMUR.

Berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, persoalan bermula dari aktivitas Munir yang berjualan di trotoar depan rumah dokter berinisial M.

Baca juga :  Ketua Arisan di Sampang Diduga Gelapkan Rp35 Juta, Korban Resmi Tempuh Jalur Hukum

Menurut Munir, dokter tersebut meminta dirinya menghentikan aktivitas berjualan karena asap dari proses menggoreng dinilai masuk ke dalam rumah.

Munir mengaku telah berjualan di lokasi tersebut selama kurang lebih lima tahun. Ia menegaskan, proses memasak di tempat jualan hanya sebatas menggoreng bebek, sedangkan bumbu telah disiapkan dari rumah.

“Saya sudah lima tahun berjualan di sana, yang saya goreng hanya bebek, sementara bumbu saya siapkan di rumah,” ujar Munir saat ditemui di kediamannya, Kamis (6/8/2026).

Menurut keterangan Munir, perselisihan kemudian memanas. Ia mengaku sempat menerima ucapan yang dinilainya bernada ancaman dari terlapor.

Baca juga :  Bayi Laki-laki Dibuang di Area Persawahan, Polres Sampang Buru Pelaku

“Awas ya kalau keluargamu sakit,” kata Munir, menirukan ucapan yang menurutnya disampaikan dokter berinisial M.

Dalam laporan yang dibuat ke polisi, Munir juga menduga telah menjadi korban penganiayaan. Berdasarkan isi STTLP, terlapor diduga mendorong kepala Munir hingga membentur tembok saat korban sedang membereskan peralatan dagangannya.

Tak hanya itu, dokter berinisial M juga dilaporkan melepas bambu penyangga lapak dagangan lalu melemparkannya ke arah Munir. Bambu tersebut, menurut laporan korban, mengenai lengan dan kepala hingga menyebabkan luka pada lengan kanan.

Atas peristiwa tersebut, Munir melaporkannya ke Polres Sampang agar diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca juga :  Dari Dapur Sederhana, YYBAKERY Bangkalan Tumbuh Jadi Sumber Nafkah

Perkara kini telah memasuki tahap penyidikan. Berdasarkan informasi yang diperoleh Klik Madura, penyidik Polres Sampang telah melayangkan surat panggilan kepada dokter berinisial M untuk dimintai keterangan terkait laporan tersebut.

Pemeriksaan terhadap terlapor merupakan bagian dari rangkaian proses penyidikan guna mengklarifikasi dugaan tindak pidana yang dilaporkan pelapor.

Hingga berita ini diterbitkan, dokter berinisial M belum memberikan tanggapan atas laporan tersebut. Redaksi juga belum memperoleh akses untuk meminta konfirmasi. (ali/nda)

Berita Terkait

Kades Hasil Perpanjangan Masa Jabatan Bisa Mencalonkan Lagi? Begini Penjelasan Kepala DPMD Sampang
Festival Literasi Sampang 2026 Resmi Dibuka, Perpustakaan Jadi Panggung Literasi dan Budaya
Menantu di Tambelangan Sampang Sabet Mertua hingga Tewas, Caluk Berlumur Darah Diamankan Polisi
Pengadaan Alsintan Kuras Rp5,5 Miliar, Mesin Perajang Tembakau Malah Datang Usai Musim Panen
Dorong Efektivitas Penyaluran Bansos, Kades Taman Sareh Dukung Penerapan Face Recognition
Investor China dan UEA Masuk Madura, Pemkab dan DPRD Sampang Soroti Kesiapan Daerah
HMI Sampang Datangi DPMD, Adukan Sejumlah Pj Kades Jarang Ngantor
Diduga Akibat Patah Hati, Pemuda Sampang Gantung Diri di Kamar Mandi

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 11:11 WIB

Kades Hasil Perpanjangan Masa Jabatan Bisa Mencalonkan Lagi? Begini Penjelasan Kepala DPMD Sampang

Senin, 21 September 2026 - 07:56 WIB

Festival Literasi Sampang 2026 Resmi Dibuka, Perpustakaan Jadi Panggung Literasi dan Budaya

Senin, 21 September 2026 - 05:55 WIB

Menantu di Tambelangan Sampang Sabet Mertua hingga Tewas, Caluk Berlumur Darah Diamankan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 - 09:46 WIB

Dorong Efektivitas Penyaluran Bansos, Kades Taman Sareh Dukung Penerapan Face Recognition

Jumat, 18 September 2026 - 10:44 WIB

Investor China dan UEA Masuk Madura, Pemkab dan DPRD Sampang Soroti Kesiapan Daerah

Berita Terbaru