PAMEKASAN || KLIKMADURA – SMAN 4 Pamekasan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 360 siswa baru Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai Senin (13/7/2026) hingga Jumat (17/7/2026), itu dilaksanakan sesuai arahan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dengan mengedepankan konsep MPLS Ramah.
Pada hari pertama, seluruh peserta mengikuti pembukaan MPLS secara virtual bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Setelah itu, para siswa menandatangani komitmen integritas sekolah sebagai bentuk penanaman nilai kejujuran dan budaya antikorupsi yang dipandu langsung oleh Kepala SMAN 4 Pamekasan Sri Martini.
Sri Martini mengatakan, pendidikan antikorupsi harus ditanamkan sejak dini melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana di lingkungan sekolah.
Menurutnya, perilaku seperti berbohong, menyontek, hingga tidak disiplin dalam mengikuti aturan merupakan bentuk ketidakjujuran yang tidak boleh dianggap sebagai hal biasa.
“Karena korupsi itu bukan langsung dinilai dari nominal yang besar, akan tetapi dari hal-hal sederhana yang masih dinormalisasikan oleh siswa seperti berbohong, menyontek, dan juga tidak melakukan absensi,” ungkapnya.
Selain pembekalan karakter, SMAN 4 Pamekasan juga menunjukkan kepeduliannya kepada peserta didik dengan membagikan seragam sekolah kepada 50 siswa dari keluarga kurang mampu.
Langkah tersebut dilakukan agar seluruh siswa memperoleh kesempatan belajar yang setara dan merasakan perhatian dari pihak sekolah. Pada hari kedua hingga keempat, peserta MPLS mendapatkan berbagai materi pembekalan.
Kegiatan diawali dengan senam pagi, dilanjutkan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang melibatkan personel TNI dan Polri, serta penyuluhan mengenai bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA).
“Iya kita mengundang karena memang harus melibatkan pihak kepolisian dan juga TNI tentang kedisiplinan,” ujar Sri Martini.
Puncak kegiatan MPLS akan ditutup dengan penampilan dan pameran 18 ekstrakurikuler yang dimiliki sekolah. Masing-masing pembina akan memperkenalkan program ekstrakurikuler melalui stan yang telah disiapkan agar siswa baru dapat mengenal dan memilih kegiatan sesuai minat serta bakatnya.
Sri Martini menyebutkan, SMAN 4 Pamekasan selama ini dikenal memiliki prestasi yang menonjol di bidang olahraga. Bahkan, beberapa hari lalu salah seorang siswanya berhasil meraih prestasi cabang atletik tingkat provinsi dan melaju ke kompetisi nasional.
“Iya di sini yang paling unggul olahraga, bahkan beberapa hari lalu ada siswa kami yang meraih cabor atletik tingkat provinsi dan menuju nasional karena SMAN 4 Pamekasan itu memang sekolahnya para juara sesuai dengan semboyan kami,” terangnya.
Meski demikian, ia mengakui sekolah juga pernah menorehkan banyak prestasi akademik. Karena itu, pihaknya berkomitmen menghidupkan kembali budaya berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik dengan melibatkan seluruh guru dan siswa.
“Setelah ini kami pacu semangat semuanya baik guru maupun siswa agar semboyan itu tetap terjaga. Semoga lancar dan sukses,” tandasnya. (enk/nda)













