SMAN 4 Pamekasan Tanamkan Integritas Sejak MPLS, Kenalkan 18 Ekstrakurikuler Unggulan

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagian siswa baru SMAN 4 Pamekasan mengikuti pembekalan materi MPLS di aula sekolah (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

Sebagian siswa baru SMAN 4 Pamekasan mengikuti pembekalan materi MPLS di aula sekolah (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – SMAN 4 Pamekasan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 360 siswa baru Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai Senin (13/7/2026) hingga Jumat (17/7/2026), itu dilaksanakan sesuai arahan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dengan mengedepankan konsep MPLS Ramah.

Pada hari pertama, seluruh peserta mengikuti pembukaan MPLS secara virtual bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Setelah itu, para siswa menandatangani komitmen integritas sekolah sebagai bentuk penanaman nilai kejujuran dan budaya antikorupsi yang dipandu langsung oleh Kepala SMAN 4 Pamekasan Sri Martini.

Sri Martini mengatakan, pendidikan antikorupsi harus ditanamkan sejak dini melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana di lingkungan sekolah.

Baca juga :  Tiga Terdakwa Kasus Pembunuhan Lesong Daja Jalani Sidang Perdana di PN Pamekasan

Menurutnya, perilaku seperti berbohong, menyontek, hingga tidak disiplin dalam mengikuti aturan merupakan bentuk ketidakjujuran yang tidak boleh dianggap sebagai hal biasa.

“Karena korupsi itu bukan langsung dinilai dari nominal yang besar, akan tetapi dari hal-hal sederhana yang masih dinormalisasikan oleh siswa seperti berbohong, menyontek, dan juga tidak melakukan absensi,” ungkapnya.

Selain pembekalan karakter, SMAN 4 Pamekasan juga menunjukkan kepeduliannya kepada peserta didik dengan membagikan seragam sekolah kepada 50 siswa dari keluarga kurang mampu.

Langkah tersebut dilakukan agar seluruh siswa memperoleh kesempatan belajar yang setara dan merasakan perhatian dari pihak sekolah. Pada hari kedua hingga keempat, peserta MPLS mendapatkan berbagai materi pembekalan.

Baca juga :  Datangi Polres, Murid SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Keluhkan Sekolah Disegel

Kegiatan diawali dengan senam pagi, dilanjutkan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang melibatkan personel TNI dan Polri, serta penyuluhan mengenai bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA).

“Iya kita mengundang karena memang harus melibatkan pihak kepolisian dan juga TNI tentang kedisiplinan,” ujar Sri Martini.

Puncak kegiatan MPLS akan ditutup dengan penampilan dan pameran 18 ekstrakurikuler yang dimiliki sekolah. Masing-masing pembina akan memperkenalkan program ekstrakurikuler melalui stan yang telah disiapkan agar siswa baru dapat mengenal dan memilih kegiatan sesuai minat serta bakatnya.

Sri Martini menyebutkan, SMAN 4 Pamekasan selama ini dikenal memiliki prestasi yang menonjol di bidang olahraga. Bahkan, beberapa hari lalu salah seorang siswanya berhasil meraih prestasi cabang atletik tingkat provinsi dan melaju ke kompetisi nasional.

Baca juga :  Jadi Korban Begal Payudara, Perempuan di Pamekasan Lapor Polisi

“Iya di sini yang paling unggul olahraga, bahkan beberapa hari lalu ada siswa kami yang meraih cabor atletik tingkat provinsi dan menuju nasional karena SMAN 4 Pamekasan itu memang sekolahnya para juara sesuai dengan semboyan kami,” terangnya.

Meski demikian, ia mengakui sekolah juga pernah menorehkan banyak prestasi akademik. Karena itu, pihaknya berkomitmen menghidupkan kembali budaya berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik dengan melibatkan seluruh guru dan siswa.

“Setelah ini kami pacu semangat semuanya baik guru maupun siswa agar semboyan itu tetap terjaga. Semoga lancar dan sukses,” tandasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih
Diduga Cabuli Santri Berulang Kali, Guru Madrasah di Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Arogansi SDIT Al-Uswah terhadap Dua Karyawan, Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Sebab Lalu Dipecat
Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan
Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”
Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim
UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Diduga Cabuli Santri Berulang Kali, Guru Madrasah di Pamekasan Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Arogansi SDIT Al-Uswah terhadap Dua Karyawan, Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Sebab Lalu Dipecat

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim

Berita Terbaru

Opini

Sumpah Pemuda: Sumpah Generasi Muda Mutatis Mutandis

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:54 WIB