Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Pamekasan, Ahmad Fauzi. (DOK. KLIKMADURA)

Ketua Komisi III DPRD Pamekasan, Ahmad Fauzi. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kondisi Jembatan Blumbungan yang menghubungkan Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan dengan Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, kian memprihatinkan.

Selain sempit, sejumlah bagian jembatan mulai mengalami kerusakan. DPRD Pamekasan pun mengusulkan agar jembatan tersebut segera dibangun kembali.

Ketua Komisi III DPRD Pamekasan, Ahmad Fauzi mengungkapkan, keluhan masyarakat terkait jembatan tersebut hampir selalu muncul setiap dirinya turun ke lapangan.

“Setiap turlap, masyarakat selalu mengeluhkan kondisi jembatan. Lebarnya kurang, sementara kendaraan berat juga melintas. Itu jalan utama,” ujarnya.

Menurut Fauzi, kondisi fisik jembatan sudah tidak layak. Pegangan jembatan mulai berkarat dan lapuk, sehingga dinilai membahayakan pengguna jalan.

Baca juga :  Nahas, Lima Warga Pamekasan Wafat Diduga Akibat Hirup Gas Beracun Sumur Tua

Ia menyebut, usulan pembangunan ulang sebenarnya sudah disampaikan ke dinas terkait dan mendapat respons positif. Namun, keterbatasan anggaran membuat proyek tersebut belum bisa direalisasikan pada tahun 2026.

“Sudah disetujui, tapi belum bisa dibangun tahun ini karena anggaran minim,” jelas politisi Partai Demokrat itu.

Estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan jembatan tersebut berkisar antara Rp3 miliar hingga Rp5 miliar.

Dengan kebutuhan anggaran yang cukup besar, Fauzi menilai pembangunan kemungkinan baru bisa direalisasikan pada tahun mendatang.

“Mungkin tahun depan bisa. Yang penting kita sampaikan dulu sebagai ancang-ancang,” katanya.

Baca juga :  Sejumlah Jembatan Rusak Parah, Dinas PUPR Pamekasan Usulkan Tiga Proyek Senilai Rp3 Miliar

Fauzi menegaskan, keberadaan jembatan tersebut sangat vital bagi masyarakat. Selain menjadi akses utama, juga berpengaruh terhadap sektor pendidikan, kesehatan, hingga perputaran ekonomi warga.

Karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal usulan tersebut agar dapat segera direalisasikan.

“Ini aspirasi masyarakat. Kami akan terus kawal agar bisa terealisasi,” tandasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing
Anggota DPR RI Fraksi PKS Aboe Bakar Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, RMI PCNU Pamekasan Protes!
Mewakili Komisi IV, Edy Gelora Tegaskan Komitmen Kawal Ketat Program MBG
Peleburan OPD Tunggu Hasil Pembahasan Pansus DPRD Pamekasan
9 Jam KPK Kumpulkan Pejabat Pemkab Pamekasan, Digelar Tertutup dan Tak Boleh Bawa HP
Forum LSM Pamekasan Soroti Menu MBG, Satgas dan BGN Siap Sisir Ratusan SPPG
Meski Tuai Polemik, Kadinkes Sebut Keputusan Puskesmas Teja Menolak Antar Jenazah Pakai Ambulans Sesuai Aturan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:48 WIB

Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi

Jumat, 10 April 2026 - 07:56 WIB

Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Jumat, 10 April 2026 - 07:33 WIB

Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Kamis, 9 April 2026 - 13:13 WIB

Mewakili Komisi IV, Edy Gelora Tegaskan Komitmen Kawal Ketat Program MBG

Kamis, 9 April 2026 - 11:25 WIB

Peleburan OPD Tunggu Hasil Pembahasan Pansus DPRD Pamekasan

Berita Terbaru