Datangi DPR RI, Wabup Pamekasan Perjuangkan Cathlab RSUD Masuk BPJS Kesehatan

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Pamekasan H. Sukriyanto didampingi anggota DPRD Pamekasan Rosyid Fansori berbincang dengan anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago perihal layanan chatlab di RSUD Pamekasan. (ISTIMEWA)

Wabup Pamekasan H. Sukriyanto didampingi anggota DPRD Pamekasan Rosyid Fansori berbincang dengan anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago perihal layanan chatlab di RSUD Pamekasan. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam meningkatkan layanan kesehatan terus ditunjukkan.

Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto, bersama anggota DPRD Pamekasan Rosyid Fansori, memperjuangkan dua agenda penting terkait BPJS Kesehatan hingga ke tingkat pusat.

Langkah tersebut diwujudkan melalui pertemuan dengan anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago. Dalam pertemuan itu, Sukriyanto menyampaikan aspirasi daerah yang dinilai mendesak demi meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat.

“Melalui pertemuan ini, kami menyampaikan dua poin utama yang berkaitan dengan BPJS Kesehatan agar dapat didisposisikan ke pusat. Kami berharap ada tindak lanjut nyata demi kepentingan masyarakat Pamekasan,” ujar Sukriyanto.

Baca juga :  Dalami Dugaan Korupsi Wamira Mart, Kejari Pamekasan Periksa 20 Orang Saksi

Salah satu poin utama yang diperjuangkan adalah kerja sama antara RSUD Smart Pamekasan dengan BPJS Kesehatan, khususnya untuk layanan Cathlab atau laboratorium kateterisasi jantung.

Fasilitas tersebut dinilai sangat vital dalam penanganan penyakit jantung, namun hingga kini belum sepenuhnya dapat diakses oleh peserta BPJS.

Menurutnya, keterbatasan tersebut membuat masyarakat, terutama kalangan kurang mampu, kesulitan mendapatkan layanan yang dibutuhkan.

“Jika layanan Cathlab ini sudah bisa di-cover oleh BPJS Kesehatan, maka masyarakat Pamekasan tidak perlu lagi dirujuk ke Surabaya hanya untuk pemasangan ring jantung. Ini tentu akan sangat membantu dari sisi biaya dan waktu,” jelasnya.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Kucurkan Dana Rp2 Miliar untuk UMKM, Bupati: Tak Boleh Ada Usaha Rakyat Terlantar

Ia juga mengungkapkan bahwa usulan tersebut sebenarnya telah diajukan sejak 9 April 2024. Namun hingga saat ini, belum ada disposisi dari BPJS Kesehatan pusat. Karena itu, pihaknya kembali mendorong agar proses tersebut segera direalisasikan.

Selain itu, Sukriyanto juga mengusulkan penambahan kuota peserta BPJS Kesehatan yang dibiayai oleh pemerintah pusat. Menurutnya, langkah ini penting untuk memperluas cakupan perlindungan kesehatan sekaligus meringankan beban anggaran pemerintah daerah.

“Kami berharap jumlah penerima BPJS Kesehatan yang ditanggung oleh pemerintah pusat bisa ditambah. Dengan begitu, masyarakat yang belum tercover oleh daerah bisa mendapatkan jaminan kesehatan yang layak,” tegasnya.

Baca juga :  Pedagang Nakal Dibiarkan-Data Berantakan, Keseriusan Tim Penataan PKL Eks PJKA Dipertanyakan

Upaya tersebut menjadi bagian dari ikhtiar pemerintah daerah dalam memastikan seluruh masyarakat Pamekasan mendapatkan layanan kesehatan yang merata, terjangkau, dan berkualitas. (nda)

Berita Terkait

Data Kekeringan Pamekasan Belum Final, BPBD Prediksi Wilayah Terdampak Akibat El Nino Meluas
SMP Negeri di Pamekasan Sepi Peminat, 32 Sekolah Tak Penuhi Kuota Siswa
Stok Beras Bulog Madura Naik 150 Persen, DPRD Pamekasan Ingatkan Ancaman Kemarau Panjang
Karya AJP Diapresiasi, Buku Pamekasan Mencari Identitas Masuk Agenda Kajian di Dies Natalis ke-60 UIN Madura
Siswi SDI Al-Mujtama’ Kontingen Pamekasan Raih Medali Emas, Wakili Jatim Berlaga di O2SN Nasional
Front One dan Azana Style Hotel Madura Kantongi Sertifikat Halal, Perkuat Layanan Ramah Wisatawan Muslim
Benjolan di Selangkangan Bayi Jangan Diabaikan, Dokter RSUD SMART Ungkap Bahaya Hernia
RSUD Smart Pamekasan Ingin Kelola Parkir Sendiri, Pemkab Minta Fokus Tingkatkan Layanan

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 03:16 WIB

Data Kekeringan Pamekasan Belum Final, BPBD Prediksi Wilayah Terdampak Akibat El Nino Meluas

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:37 WIB

SMP Negeri di Pamekasan Sepi Peminat, 32 Sekolah Tak Penuhi Kuota Siswa

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:21 WIB

Stok Beras Bulog Madura Naik 150 Persen, DPRD Pamekasan Ingatkan Ancaman Kemarau Panjang

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:04 WIB

Karya AJP Diapresiasi, Buku Pamekasan Mencari Identitas Masuk Agenda Kajian di Dies Natalis ke-60 UIN Madura

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:12 WIB

Front One dan Azana Style Hotel Madura Kantongi Sertifikat Halal, Perkuat Layanan Ramah Wisatawan Muslim

Berita Terbaru