Pemkab Pamekasan Kecipratan Dana Rp7,9 Miliar, Sentra Garam Majungan Segera Dibangun

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan, Abdul Fata. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan, Abdul Fata. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Pamekasan berpeluang mendapatkan suntikan dana sebesar Rp7,9 miliar untuk pengembangan Sentra Ekonomi Garam Rakyat (Segar) yang diusulkan berlokasi di Desa Majungan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan, Abdul Fata, menjelaskan bahwa lokasi Segar di Desa Majungan memiliki potensi besar dengan luasan lahan pegaraman mencapai sekitar 200 hektare. Namun, selama ini aktivitas di kawasan tersebut masih sebatas produksi garam mentah.

“Yang terjadi saat ini di Desa Majungan hanya produksi saja. Dengan rencana Segar ini, nantinya tidak hanya produksi, tetapi juga mencakup pascaproduksi,” katanya.

Baca juga :  135 Ton Pupuk Gratis Mulai Didistribusikan, DKPP Pamekasan Ingatkan Tak Diperjualbelikan

Abdul Fata mengatakan bahwa Pemkab Pamekasan merencanakan pembangunan sejumlah fasilitas pendukung, sepeti gudang garam nasional, gudang garam rakyat, saluran irigasi air laut, serta mesin penunjang pengolahan.

“Habis lebaran akan dilakukan pekerjaan, tapi semuanya kewenangan kementerian. Tapi dengan adanya fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas, daya simpan, dan nilai tambah garam rakyat,” ujarnya.

Abdul Fata mengaku bahwa sebelumnya Pemkab Pamekasan telah mendatangi Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan membawa proposal pengajuan pengembangan Sentra Ekonomi Garam Rakyat.

“Kami mendapat kabar sekitar tiga hari yang lalu, proposal pengajuan tersebut sebagian sudah diterima. Anggaran yang telah dialokasikan mencapai sekitar Rp7,9 miliar,” tandasnya. (ibl/nda)

Baca juga :  Pasar Murah Disperindag Pamekasan Sasar Wilayah Pantura, Warga Antusias

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru