PAMEKASAN || KLIKMADURA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam memastikan hak pendidikan bagi setiap anak kembali dibuktikan.
Seorang siswa bernama Santi Nur Azizah yang sempat putus sekolah kini dipastikan kembali menempuh pendidikan formal mulai Kamis (15/1/2026).
Santi, yang berdomisili di Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Kota Pamekasan, akan melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 6 Pamekasan.
Seluruh kebutuhan sekolahnya ditanggung penuh oleh Pemkab Pamekasan tanpa dipungut biaya apa pun.
Kasi Peserta Didik dan Pembinaan Karakter Bidang SMP Disdikbud Pamekasan, Munhari Beriel menjelaskan, informasi mengenai siswa putus sekolah tersebut pertama kali diterima dari Camat Kota Pamekasan dan langsung ditindaklanjuti oleh Bupati Pamekasan, K.H. Kholilurrahman.
“Anak ini ikut ibunya yang menikah lagi setelah ayahnya meninggal dunia. Setelah lulus SD kemarin, yang bersangkutan tidak melanjutkan sekolah. Alhamdulillah, mulai besok sudah bisa bersekolah kembali di SMPN 6 Pamekasan kelas satu karena lokasinya dekat dengan rumah,” ujar Munhari.
Ia menegaskan, seluruh perlengkapan sekolah seperti seragam, sepatu, alat tulis, hingga kebutuhan pendukung lainnya disiapkan oleh pemerintah daerah.
Dengan demikian, Santi dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar secara normal, termasuk mata pelajaran dan ujian semester ganjil yang akan dijalani melalui mekanisme susulan.
Munhari juga menyampaikan bahwa hingga saat ini angka anak putus sekolah di Kabupaten Pamekasan tercatat nol kasus.
Hal tersebut merupakan hasil dari sistem pendataan dan verifikasi berkelanjutan yang dilakukan Disdikbud setiap awal tahun ajaran baru.
“Setiap tahun ajaran baru kami lakukan kroscek. Jumlah lulusan SD kami cocokkan dengan jumlah siswa masuk SMP. Semua tercatat dan terpantau,” terangnya.
Ia menegaskan, Disdikbud Pamekasan memegang prinsip bahwa tidak boleh ada satu pun anak di Kota Gerbang Salam yang terputus dari akses pendidikan. Bahkan, pendidikan hingga jenjang SMA menjadi keharusan.
“Ini semua berkat ketanggapan pimpinan daerah, terutama Bupati Pamekasan dan Kepala Disdikbud. Semoga langkah ini benar-benar membawa manfaat dan menjadi penguat komitmen bersama terhadap dunia pendidikan,” pungkasnya. (enk/nda)














