Susun RPJPD 2025 – 2045, DPRD Pamekasan Gelar Rapat Dengar Pendapat Bersama Akademisi, Petani hingga Perwakilan Ormas

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 3 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – DPRD Pamekasan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama stakeholders dan berbagai perwakilan organisasi kemasyarakatan.

RDP tersebut dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Pamekasan Tahun 2025 – 2045.

RDP itu melibatkan akademisi dari perguruan tinggi, ormas Islam, asosiasi petani, dan para jurnalis yang ada di Kota Gerbang Salam.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) RPJPD 2025 – 2045 DPRD Pamekasan Ismail menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan tahap ke II setelah rapat bersama dengan kepala desa, camat dan lurah dilaksanakan. “Tahap pertama fokusnya pada penguatan pemerintahan,” terangnya.

Baca juga :  Aksi Damai Ditutup Pembacaan Sholawat, Ketua DPRD Pamekasan Teken Tuntutan Mahasiswa

Ismail menyampaikan, Rapat dengar pendapat itu membahas konsep RPJPD Kabupaten Pamekasan untuk 20 tahun kedepan.

“Mau seperti apa Pamekasan ke depan akan ditentukan dari hasil pembahasan ini,” terang pria yang juga Ketua DPC Demokrat Pamekasan itu.

Ismail menyebutkan, ada 12 isu strategis dan 10 persoalan yang akan menjadi pembahasan RPJPD. Pokok inti persoalan tersebut yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Indiktornya, ada di persoalan pendidikan, ekonomi dan daya beli, kalau itu selesai maka IPM kita pasti melesat,” terangnya.

Ia mengatakan, hasil pembahasan RPJPD itu nantinya akan menjadi peraturan daerah. Dengan demikian, DPRD Pamekasan membuka ruang seluas-luasnya kepada seluruh stakeholder untuk menyampaikan pendapat.

Baca juga :  HLN ke-80, PLN UP3 Madura Berikan Penghargaan kepada Pelanggan Setia

“Perda RPJPD ini kira-kira kitab sucinya eksekutif untuk menjalankan pemerintahan ke depan. Makanya, kami harapkan dari semua pihak untuk memberikan masukan,” terangnya.

Pada rapat dengar pendapat ke dua itu, semua ide dan gagasan bisa disampaikan. Sebab, masukan itu akan menjadi penentu dalam menjalankan pemerintahan.

“Kami sangat berharap kepada semua pihak untuk menyampaikan usulan secara tertulis maupun lisan sehingga bisa kami masukkan ke dalam rumusan itu,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

Harjad ke-496 Pamekasan, Bang Ali BIP Serukan Persatuan dan Kepedulian Sosial
Bupati Apresiasi Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jawa Timur
Pelayanan Satpol PP dan Damkar Pamekasan Digenjot, Realisasi Fisik dan Keuangan Tembus 80,61 Persen
Kado Indah Harjad ke-496 Kabupaten Pamekasan, Masyarakat Kembali Nikmati Layanan UHC Prioritas 
Harjad ke-496, DPRD Pamekasan Dorong Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran
Dari Madura hingga Tionghoa-Arab, Simfoni Budaya Gambarkan Keberagaman Pamekasan
Dukung Manajemen Talenta dan Penerapan Sistem Merit, BKPSDM Pamekasan Fasilitasi Profiling Pegawai
SIPEDAL SAKERA Antar SDI Al-Munawwarah Raih Penghargaan Inovasi Literasi Digital dari Bupati Pamekasan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:50 WIB

Harjad ke-496 Pamekasan, Bang Ali BIP Serukan Persatuan dan Kepedulian Sosial

Selasa, 3 November 2026 - 14:28 WIB

Bupati Apresiasi Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jawa Timur

Selasa, 3 November 2026 - 14:17 WIB

Pelayanan Satpol PP dan Damkar Pamekasan Digenjot, Realisasi Fisik dan Keuangan Tembus 80,61 Persen

Selasa, 3 November 2026 - 11:09 WIB

Kado Indah Harjad ke-496 Kabupaten Pamekasan, Masyarakat Kembali Nikmati Layanan UHC Prioritas 

Selasa, 3 November 2026 - 11:04 WIB

Harjad ke-496, DPRD Pamekasan Dorong Pengentasan Kemiskinan dan Pengangguran

Berita Terbaru