Sumur Bor di Pamekasan Semburkan Api, Polisi Minta Warga Tidak Mendekat

- Jurnalis

Kamis, 11 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zamachsary, terdakwa kasus dugaan proyek fiktif menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Tipikor, Surabaya. (ISTIMEWA)

Zamachsary, terdakwa kasus dugaan proyek fiktif menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Tipikor, Surabaya. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN, KLIKMADURA – Warga Dusun Kadur Barat, Desa/Kecamatan Kadur dihebohkan dengan sumur bor yang mengeluarkan semburan api, Kamis (11/1/2024) pagi.

Diduga kuat, ada warga yang menyalakan api di dekat sumur bor mengandung gas tersebut. Dengan demikian, api berkobar dan menyita perhatian masyarakat.

Atas kejadian tersebut, Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan bersama Dandim 0826/Pamekasan Letkol Inf Ubaydillah mengecek langsung ke lokasi.

Kapolres Dani menyampaikan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, radius api yang menyebur dari sumur bor tersebut sekitar 200 meter.

Baca juga :  Siswa-siswi SMKN 1 Tlanakan Siap Berperan Dalam Industri Kreatif

Dengan demikian, masyarakat diminta tidak mendekat demi kemanan dan keselamatan. Korps bhayangkara juga sudah memasang garis polisi agar masyarakat tidak mendekat.

Petugas mencoba memadamkan api yang berkobar sejak pagi tersebut. Tujuannya, agar tidak membahayakan. “Mungkin ada yang menyalakan rokok sehingga memantik munculnya api,” terangnya.

Sementara itu, Sahrul Muharrom warga setempat menyampaikan, tidak diketahui pasti pemantik munculnya api itu. Tapi, pagi hari sekitar pukul 05.30 sudah ada semburan api.

“Pagi sekali api itu muncul, awalnya sumur itu menyemburkan air setinggi kurang lebih 15 meter,” tukasnya. (diend)

Baca juga :  Tiga Bulan Pasca Gelar Perkara, Polres Pamekasan Tak Kunjung Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Gebyar Batik

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru