Polres Pamekasan Gerak Sat Set Amankan Pencuri Barang Elektronik Milik Dokter

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Polres Pamekasan berhasil menangkap pelaku pencurian barang elektronik yang terjadi di Jalan Pongkoran, Kelurahan Barurambat Kota, Kabupaten Pamekasan.

Hanya dalam waktu 3 jam setengah, Korps Bhayangkara berhasil meringkus pelaku di rumahnya. Tepatnya, di Jalan Sersan Mesrul, Kelurahan Gladak anyar, Kabupaten Pamekasan.

Kasatreskrim Polres Sampang AKP Doni Setiawan mengatakan, pada tanggal 20 Juli 2024 sekitar pukul 09.00 WIB, pihaknya menerima laporan polisi atas dugaan tindak pidana pencurian.

“Setelah menerima laporan kami langsung olah TKP di rumah korban, di situ terdapat rekaman CCTV yang berduarasi sekitar 2 menit 34 detik,” katanya saat konferensi pers.

Baca juga :  Pemuda Berusia 27 Tahun di Pamekasan Diduga Bunuh Diri, Polsek Larangan Lakukan Ini

AKP Doni menuturkan, dengan adanya petunjuk berupa CCTV, Tim Resmob Satreskrim langsung melakukan penyelidikan terkait pelaku yang ada di dalam rekaman CCTV tersebut.

Alhasil, sekitar pukul 11.30 WIB tim Resmob Satreskrim Polres Pamekasan berhasil mengamankan pelaku sesuai dengan ciri-ciri yang ada di rekaman CCTV.

“Pelaku berinisial AR, 34 tahun, berhasil kami amankan di rumahnya beserta barang bukti hasil curian,” katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku AR mengaku mencuri dengan cara memanjat pagar tembok, kemudian membuka atau membongkar kaca jendela.

“Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, pelaku mengambil laptop merk iPhone, iPad mini, power bank, jam tangan merek Ripcurl dan merek Swis Armi. Setelah itu pelaku keluar lewat pintu sebelah timur dengan cara melompat pagar,” terangnya.

Baca juga :  Ratusan Personel Polres Pamekasan Grebek Bandar Narkoba, Amankan Ratusan Klip Sabu dan Sajam

Sementara itu, Swiandini Kumala, korban pencurian mengaku, sekitar pukul 01.00 malam saat hendak mengecas handphone kedapatan barang-barang berharga miliknya sudah tidak ada.

“Saat saya menidurkan anak, barang yang ada di tas ransel masih ada, tapi setelah saya ingin mengambil charger yang ada di dalam tas, ternyata tas tersebut sudah tidak ada di atas kursi,” katanya.

Korban yang berprofesi sebagai dokter itu mengira bahwa barang-barang miliknya dipakai anaknya. Namun, setelah dicek ke kamar anaknya ternyata tidak ada. “Setelah saya cek di CCTV ternyata ada orang masuk lewat jendela,” terangnya.

Baca juga :  Tak Kunjung Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi GBP 2022, Polres Pamekasan Minta Masyarakat Bersabar

Akibat kejadian tersebut, dia langsung menghubungi suaminya, kemudian sang suami melaporkan kejadian tersebut ke RT dan Babinsa.

“Alhamdulillah tidak samli 4 jam pelaku sudah di tangkap, saya ucapkan terimakasih kepada Kapolres Pamekasan,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru