Jaringan Internet Jadi Kendala e-Coklit, KPU Pamekasan Klaim Progres Capai 92,4 Persen

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 11 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIK MADURA – Progres pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pada Pilkada 2024 cukup tinggi. KPU Pamekasan menyebut, proses tersebut sudah tembus di angka 92,4 persen.

Sebanyak 652.773 calon pemilik dicoklit oleh petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih). Sebanyak 603.011 sudah selesai. Dengan demikian, kurang 7,6 persen atau 49.762 orang yang belum selesai.

Komisioner KPU Pamekasan, Divisi Perencanaan Data dan Informasi Mohammad Halili mengatakan, capaian tersebut merupakan kerja keras pantarlih yang tersebar di 13 kecamatan.

Total pantarlih di Kota Gerbang Salam sebanyak 2.474 orang. Mereka tersebar di 1.245 TPS di 189 desa atau kelurahan.

Baca juga :  Sempat Hilang, Nelayan Asal Pamekasan Ditemukan Mengambang Tak Bernyawa di Perairan Sumenep

“Pada tanggal 20 Juli 2024 ditargetkan semua data pemilih ini sudah tercoklit 100 persen,” tambah Halili saat diwawancarai Klik Madura.

Ia menghimbau, masyarakat yang belum tercoklit untuk menyiapkan dokumen pendukung seperti kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk (KTP) elektronik atau identitas kependudukan digital.

Tujuannya, untuk mempercepat dan mempermudah proses pencoklitan yang dilakukan oleh petugas pantarlih.

Disamping itu, Halili mengakui masih terdapat kendala yang dihadapi oleh petugas pantarlih, baik secara manual maupun secara penggunaan aplikasi e-coklit.

“Untuk pencoklitan manual, biasanya pantarlih mengalami kendala karena kesulitan menemui orang yang akan dicoklit, sehingga harus datang beberapa kali ke rumah yang bersangkutan,” katanya.

Baca juga :  Sifat Tawadhu’ “Sang Putra” Rais Syuriah PBNU dari Pulau Garam

Selain itu, proses coklit secara online tertunda akibat jaringan internet yang tidak stabil di beberapa wilayah Kabupaten Pamekasan.

“Sebab itu, kami meminta kepada para petugas pantarlih untuk melakukan sinkronisasi data di lokasi yang memiliki koneksi internet stabil, cepat dan kuat,” imbuhnya.

Mantan Ketua KPU Pamekasan itu berharap, setiap pantarlih bisa melakukan tugas dengan baik agar semua masyarakat yang punya hak suara bisa mengikuti jalannya pesta demokrasi itu dengan baik pula.

“Kami memastikan pemilih yang memiliki hak suara bisa tercoklit dan data yang dihasilkan dari proses pilkada bisa dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. (zhr/diend)

Baca juga :  DPD Partai Gelora Pamekasan Tegaskan Dukung Penuh Program MBG

Berita Terkait

Sekda Definitif Resmi Dilantik, Bupati Pamekasan Tegaskan Pentingnya Stabilitas dan Disiplin Birokrasi
Dokter Spesialis Anak RSUD SMART Pamekasan Ungkap Rahasia Imun Anak Kuat dan Tak Mudah Terserang Penyakit
Wali Murid Keluhkan Menu MBG di Dua Sekolah Kecamatan Pademawu, Satgas MBG Diminta Turun Tangan
Besok, Bupati Pamekasan Bakal Lantik Taufikurrachman Jadi Sekda Definitif
Front One & Azana Style Hotel Madura Gelar Bukber Mitra Kerja, Pererat Silaturahmi dan Kenalkan Promo Ramadhan
Ingin Hasil Maksimal, DPRD Pamekasan Bahas Empat Raperda Melalui Pansus
Sedot Anggaran Rp470 Miliar, Pembangunan RSD Mohammad Noer Ditargetkan Rampung Tahun Ini
UIN Madura Sabet Peringkat Pertama CMS Terbaik, Rektor: Modal Kuat Menuju Kampus Mandiri

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:06 WIB

Sekda Definitif Resmi Dilantik, Bupati Pamekasan Tegaskan Pentingnya Stabilitas dan Disiplin Birokrasi

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:35 WIB

Dokter Spesialis Anak RSUD SMART Pamekasan Ungkap Rahasia Imun Anak Kuat dan Tak Mudah Terserang Penyakit

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:32 WIB

Wali Murid Keluhkan Menu MBG di Dua Sekolah Kecamatan Pademawu, Satgas MBG Diminta Turun Tangan

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:23 WIB

Besok, Bupati Pamekasan Bakal Lantik Taufikurrachman Jadi Sekda Definitif

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:14 WIB

Ingin Hasil Maksimal, DPRD Pamekasan Bahas Empat Raperda Melalui Pansus

Berita Terbaru

Opini

Ramadhan: Dari Ritual Menuju Transformasi Otentik

Kamis, 26 Feb 2026 - 03:56 WIB