Tiga Jabatan Strategis Tak Miliki Pejabat Definitif, Dewan Minta Eksekutif Tidak Asal Pilih

- Jurnalis

Minggu, 9 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, klikmadura.id – Kekosongan jabatan lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terjadi di tiga posisi staretegis. Yakni, Dinas Perumahan Rakyat Permukiman dan Pehubungan (Disperkimhub), Dinas Perpustakaan Kearsipan Daerah (Perpusda) dan Staf Ahli.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep Syaiful Bari mendorong agar kekosongan jabatan itu segera diisi. Sebab, tiga posisi tersebut sangat strategis untuk mendorong pembangunan baik infrastruktur maupun sumber daya manusia (SDM).

Syaful Bari mengingatkan, pemerintah harus selektif dalam memilih pejabat. Faktor kompetensi harus menjadi pertimbangan khusus sehingga pejabat yang dipilih nantinya bisa membawa perubahan dan perbaikan.

Baca juga :  Warga Tapakerbuy Siap Mati Tolak Reklamasi, Hadang Ekskavator hingga Bermalam di Tepi Pantai

“Jangan sampai asal memasukan orang pada posisi itu, harus benar-benar orang yang berkompeten,” tegasnya.

Menurut Syaiful Bari, orang yang memiliki kompetensi tinggi akan memberikan kinerja yang bagus guna membantu tercapainya visi dan misi Bupati Achmad Fauzi kedepan.

Sebaliknya, jika diisi orang yang kurang tepat, maka dikwatirkan hanya bisa meraba-raba atau tanpa inovasi untuk keberhasilan Sumenep kedepan.

“Kalau tidak kompeten, akan berdampak terhadap masyarakat Sumenep sendiri. Misalnya, yang dibutuhkan masyarakat begini, orang yang tidak kompeten itu malah tidak peka. Jangan sampai itu terjadi,” pintanya.

Baca juga :  Empat Anggota PPS Pemilu 2024 Hasil PAW di Sumenep Resmi Dilantik

Pemerintah Kabupaten Sumenep akan melakukan mutasi jabatan. Mutasi jabatan dilakukan sebagai salah satu cara agar jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di Sumenep menumbuhkan inovasi bagus untuk kemajuan.

Kemudian, membangun kolaborasi dan sinergitas antar OPD yang semakin baik. Dalam mutasi jabatan itu, ada sekitar 21 Pimpinan OPD sudah mengikuti uji kompetensi jabatan fungsional kepegawaian. (fix/diend)

Berita Terkait

Jong Sumekar Nilai Pilkada Langsung Belum Sehat, Wacana Pemilihan Lewat DPRD Patut Dipertimbangkan
Rekonstruksi Dugaan Pengeroyokan ODGJ Sapudi Ungkap Fakta Baru, Terdakwa Ternyata Dicekik
Jembatan Utama di Pulau Giligenting Ambruk Sejak 8 Desember, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pemdes
Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak oleh Pemerintah, Warga Sapudi Gotong Royong Perbaiki Jalan
Audiensi Warga Sapudi Soal Replacement Pelabuhan Berujung Kekecewaan, UPP Kelas III Dinilai Cuci Tangan
Raih Dukungan Mayoritas, KH Md Widadi Rahim Pimpin NU Sumenep Periode 2025–2030
5.224 Tenaga Honorer di Sumenep Resmi Terima SK PPPK Paruh Waktu, Gaji Mulai Cair Tahun Depan
Setelah Penantian Panjang, Akhirnya 5.224 Tenaga Honorer di Sumenep Terima SK PPPK Paruh Waktu

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 03:41 WIB

Jong Sumekar Nilai Pilkada Langsung Belum Sehat, Wacana Pemilihan Lewat DPRD Patut Dipertimbangkan

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:35 WIB

Rekonstruksi Dugaan Pengeroyokan ODGJ Sapudi Ungkap Fakta Baru, Terdakwa Ternyata Dicekik

Rabu, 24 Desember 2025 - 06:51 WIB

Jembatan Utama di Pulau Giligenting Ambruk Sejak 8 Desember, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pemdes

Senin, 22 Desember 2025 - 14:41 WIB

Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak oleh Pemerintah, Warga Sapudi Gotong Royong Perbaiki Jalan

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:35 WIB

Audiensi Warga Sapudi Soal Replacement Pelabuhan Berujung Kekecewaan, UPP Kelas III Dinilai Cuci Tangan

Berita Terbaru

Opini

Metamorfosa Kata

Sabtu, 10 Jan 2026 - 01:20 WIB