Penyerahan Sertifikat Tanah PTSL, BPN Sumenep Tunggu Perintah Pemerintah Pusat

- Jurnalis

Kamis, 10 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, klikmadura.id – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengaku siap menyerahkan ribuan sertifikat tanah PTSL kepada masyarakat.

Namun untuk realisasinya, BPN Sumenep masih menunggu perintah dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia.

Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumenep Kresna Fitriansyah mengatakan, sertifikat PTSL sudah tersedia di kantornya. Tinggal diserahkan kepada masyarakat yang mengikuti program tersebut.

“Kita masih menunggu perintah Kementrian. Jika sudah petunjuk, segera diserahkan,” ujarnya, Kamis (10/08/2023).

“Apakah nanti diberikan secara simbolis untuk beberapa atau langsung diserahkan, kita sudah siap,” terangnya.

Baca juga :  Pemkab Sumenep Klaim Progres Pembangunan Kantor Dewan Senilai Rp 100 Miliar sudah 70 Persen

Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Sumenep sudah 100 persen terealisasi untuk tahun 2023.

Capaian itu, Sumenep menjadi terbaik se Jawa Timur serta menjadi percontohan Nasional pada penyelesaian program tersebut. Hanya dijalani waktu empat bulan. Mulai Januari-Mei 2023.

Program PTSL itu terealisasi 100 persen, mencakup 7 desa di 5 Kecamatan se Sumenep, dengan sebanyak 13.310 tanah besertifikat.

Tujuh desa itu yakni, Gedang-gedang dan Badur Kecamatan Batu Putih, Pasongsongan Kecamatan Pasongsongan, Keles dan Bukabu Kecamatan Ambunten, Bun Barat Rubaru serta Tambuko Guluk-guluk. (fix/diend)

Baca juga :  Jembatan Utama di Pulau Giligenting Ambruk Sejak 8 Desember, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pemdes

Berita Terkait

Jong Sumekar Nilai Pilkada Langsung Belum Sehat, Wacana Pemilihan Lewat DPRD Patut Dipertimbangkan
Rekonstruksi Dugaan Pengeroyokan ODGJ Sapudi Ungkap Fakta Baru, Terdakwa Ternyata Dicekik
Jembatan Utama di Pulau Giligenting Ambruk Sejak 8 Desember, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pemdes
Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak oleh Pemerintah, Warga Sapudi Gotong Royong Perbaiki Jalan
Audiensi Warga Sapudi Soal Replacement Pelabuhan Berujung Kekecewaan, UPP Kelas III Dinilai Cuci Tangan
Raih Dukungan Mayoritas, KH Md Widadi Rahim Pimpin NU Sumenep Periode 2025–2030
5.224 Tenaga Honorer di Sumenep Resmi Terima SK PPPK Paruh Waktu, Gaji Mulai Cair Tahun Depan
Setelah Penantian Panjang, Akhirnya 5.224 Tenaga Honorer di Sumenep Terima SK PPPK Paruh Waktu

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 03:41 WIB

Jong Sumekar Nilai Pilkada Langsung Belum Sehat, Wacana Pemilihan Lewat DPRD Patut Dipertimbangkan

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:35 WIB

Rekonstruksi Dugaan Pengeroyokan ODGJ Sapudi Ungkap Fakta Baru, Terdakwa Ternyata Dicekik

Rabu, 24 Desember 2025 - 06:51 WIB

Jembatan Utama di Pulau Giligenting Ambruk Sejak 8 Desember, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pemdes

Senin, 22 Desember 2025 - 14:41 WIB

Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak oleh Pemerintah, Warga Sapudi Gotong Royong Perbaiki Jalan

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:35 WIB

Audiensi Warga Sapudi Soal Replacement Pelabuhan Berujung Kekecewaan, UPP Kelas III Dinilai Cuci Tangan

Berita Terbaru

Opini

Metamorfosa Kata

Sabtu, 10 Jan 2026 - 01:20 WIB