SAMPANG || KLIKMADURA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0828/Sampang tak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur di Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang. Program tersebut juga menghidupkan kembali semangat gotong royong yang mulai memudar di tengah masyarakat.
Memasuki tahapan perataan agregat sebagai dasar pengecoran rabat jalan beton, Kamis (30/7/2026), personel Satgas TMMD bersama warga tampak bekerja berdampingan. Mereka bergotong royong meratakan material agar proses pembangunan berjalan sesuai target sebelum memasuki tahap pengecoran.
Bagi masyarakat, kehadiran TMMD bukan sekadar membangun akses jalan yang lebih layak. Program tersebut juga menjadi ruang yang mempererat kembali kebersamaan antara warga dengan TNI melalui kerja sama yang dilakukan secara langsung di lapangan.
Sejak pagi, puluhan warga datang secara sukarela membantu proses pembangunan. Mereka mengangkat material, meratakan agregat, hingga memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan lancar demi mempercepat penyelesaian proyek.
Salah seorang warga Desa Panyepen, Imam Baidowi, mengaku merasakan suasana berbeda sejak TMMD dilaksanakan di desanya. Menurutnya, keterlibatan masyarakat secara langsung dalam pembangunan menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil yang nantinya akan dinikmati bersama.
“Kami sangat antusias. Bukan hanya karena jalan ini akan mempermudah aktivitas warga, tetapi karena proses pembangunannya benar-benar melibatkan masyarakat. Kami merasa menjadi bagian dari pembangunan desa sendiri. Semangat kebersamaan seperti ini semoga terus terjaga meskipun TMMD nantinya telah selesai,” ujar Imam Baidowi.
Hal senada disampaikan Busiri yang menilai pembangunan jalan tersebut akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain memperlancar mobilitas warga, akses jalan yang lebih baik juga diyakini mampu mendukung peningkatan aktivitas ekonomi di Desa Panyepen.
“Kami membantu dengan ikhlas karena manfaatnya akan kembali kepada masyarakat sendiri. Terima kasih kepada TNI yang sudah hadir dan bekerja bersama kami membangun Desa Panyepen,” katanya.
Koordinator lapangan TMMD ke-129, Pelda Budi, mengatakan keberhasilan seluruh sasaran fisik tidak hanya bergantung pada kesiapan personel dan material.
Menurutnya, dukungan serta partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting yang mempercepat penyelesaian pekerjaan dengan kualitas yang tetap terjaga.
Ia menambahkan, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi modal utama dalam menyukseskan pelaksanaan TMMD. Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan terus terjalin, tidak hanya selama program berlangsung, tetapi juga dalam berbagai upaya pembangunan desa ke depan.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Panyepen diharapkan meninggalkan manfaat yang lebih luas daripada sekadar infrastruktur.
Selain menghadirkan jalan beton yang lebih layak, program tersebut juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat sebagai fondasi membangun desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. (ali/nda)













