Ulah Mafia Diduga Jadi Pemicu Kelangkaan Solar di Pamekasan, Aktivis hingga Nelayan Bakal Turun Jalan

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis FORMAASI Iklal Iljas Husein. (DOK. KLIKMADURA)

Aktivis FORMAASI Iklal Iljas Husein. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kelangkaan solar di Kabupaten Pamekasan memicu keresahan masyarakat. Aktivis, nelayan, hingga petani menduga permainan mafia menjadi biang minimnya ketersediaan solar subsidi itu.

Aktivis Formaasi, Iklal mengungkapkan, persoalan kelangkaan solar ini bukan lagi sekadar isu teknis distribusi. Ia menilai ada indikasi kuat praktik mafia yang secara terstruktur bermain di balik keterbatasan solar subsidi di Pamekasan.

Menurutnya, hasil penelusuran lapangan menunjukkan berbagai modus kecurangan. Mulai dari dugaan jual-beli rekomendasi pembelian solar hingga pengalihan jatah solar yang seharusnya diterima nelayan dan petani, tetapi dialihkan untuk kepentingan lain.

Baca juga :  Mobil Pengangkut Snack MBG Tergelincir di Pamekasan, 309 Porsi Tetap Tersalurkan

“Solar subsidi ini hak masyarakat kecil. Tapi kenyataannya, diduga kuat ada jual-beli rekomendasi dan pengalihan penggunaan. Ini bukan kesalahan teknis, ini permainan,” tegas Iklal kepada Klikmadura.com.

Dampak dari permainan tersebut sangat terasa. Banyak nelayan terpaksa mengurangi aktivitas melaut karena tidak mendapatkan solar. Petani pun ikut terpukul karena tidak bisa mengoperasikan mesin pertanian.

Iklal menegaskan, kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ia bersama kelompok nelayan dan petani berencana menggelar aksi turun jalan pekan depan. Surat pemberitahuan aksi disebut sudah masuk ke beberapa pihak terkait.

Baca juga :  Target Tanam Padi Pamekasan Belum Tercapai, DKPP Yakin Sisa 5.583 Hektare Bisa Dikejar

“Kami sudah siapkan aksi. Tujuannya untuk menuntut pemerintah bertindak dan mengembalikan solar subsidi kepada yang berhak. Kami akan kawal persoalan ini sampai tuntas,” tegasnya.

Aksi tersebut rencananya digelar di dinas terkait. Massa juga akan menyampaikan aspirasi mereka langsung kepada Bupati Pamekasan terkait dugaan kuat adanya permainan mafia dalam pendistribusian solar subsidi.

Iklal bahkan menegaskan, jika dugaan mafia ini benar adanya, pihaknya mendorong agar persoalan tersebut diproses oleh aparat penegak hukum.

Mengingat solar merupakan barang subsidi pemerintah, praktik semacam itu tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga dapat dikategorikan sebagai tindak pidana..

Baca juga :  Ketua DPRD Pamekasan Tinjau Longsor Sana Daja, Beri Bantuan Warga Terdampak

“Jika dugaan mafia ini terbukti, harus diproses hukum. Jangan sampai rakyat kecil terus jadi korban sementara oknum-oknum tertentu menikmati keuntungan,” tegas aktivis tersebut.

Ia berharap, setelah persoalan ini diusut hingga akar-akarnya, distribusi solar di Pamekasan kembali normal. Serta, benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang berhak. (nda)

Berita Terkait

Sidak Dapur SPPG, Ketua Satgas MBG Pamekasan Tegaskan Standar Kesehatan Tak Bisa Ditawar
Pasien Alami Pendarahan Usai Kuret di Tempat Praktik Dokter Tatik Sulistyowati, Kadinkes Janji Lakukan Klarifikasi
H+5 Lebaran, Penumpang Arus Balik Masih Membludak di Terminal Ronggosukowati
Gelar Halal Bihalal, CEO PT. Royal Group Tekankan Soliditas dan Peningkatan Kualitas SDM
Malam Takbiran di Pakong Semarak, Son Horeg Keliling Jalan Disambut Antusias Warga
Digerebek Tengah Malam! Pabrik Mercon Ilegal di Pamekasan Meledak Terbongkar
Gelar Khotmul Quran dan Bukber di Kantor Baru, DPD Gelora Indonesia Pamekasan Perkuat Soliditas Pengurus
AJP Tebar Kepedulian di Bulan Berkah, Santuni Anak Yatim dan Lansia Lapas Pamekasan

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:28 WIB

Sidak Dapur SPPG, Ketua Satgas MBG Pamekasan Tegaskan Standar Kesehatan Tak Bisa Ditawar

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:41 WIB

Pasien Alami Pendarahan Usai Kuret di Tempat Praktik Dokter Tatik Sulistyowati, Kadinkes Janji Lakukan Klarifikasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 08:13 WIB

H+5 Lebaran, Penumpang Arus Balik Masih Membludak di Terminal Ronggosukowati

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:18 WIB

Malam Takbiran di Pakong Semarak, Son Horeg Keliling Jalan Disambut Antusias Warga

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:01 WIB

Digerebek Tengah Malam! Pabrik Mercon Ilegal di Pamekasan Meledak Terbongkar

Berita Terbaru

Catatan Pena

Laut Madura di Pusaran Denyut Ekonomi Global

Kamis, 26 Mar 2026 - 03:55 WIB