Satu Abad NU, KH. Hamid Mannan Munif Ajak Masyarakat Jaga Keutuhan NKRI

- Jurnalis

Selasa, 7 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase : Pengasuh Ponpes Sabilul Ihsan KH. Hamid Mannan Munif dan para santri saat merayakan satu abad NU.

Kolase : Pengasuh Ponpes Sabilul Ihsan KH. Hamid Mannan Munif dan para santri saat merayakan satu abad NU.

PAMEKASAN, klikmadura.id – Masyarakat dan wali santri lembaga pendidikan di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) Pamekasan ikut merayakan satu abad NU. Kegiatan tersebut digelar di Ponpes Sabilul Ihsan, Jalmak, Pamekasan Selasa (7/2/2023).

Ratusan santri beserta walinya sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu Ya Lal Wathon menggema pada kegiatan yang berlangsung khidmat itu.

Mustasyar PC NU Pamekasan KH. Hamid Mannan Munif menyampaikan sejarah NU di hadapan santri dan walinya. Ulama khos yang juga pengasuh Ponpes Sabilul Ihsan itu mengajak seluruh warga nahdliyin menyambut abad kedua NU dengan hal positif.

Baca juga :  Bentengi Moral Anak, Dewan Pendidikan Pamekasan Gelorakan Pendidikan Karakter Sejak Dini

Di antaranya, melanjutkan perjuangan ulama NU dalam mempertahankan keutuhan NKRI. Kader NU dan seluruh warga nahdliyin harus berada di garda terdepan dalam melawan segala bentuk tindakan yang memicu perpecahan.

Amaliah ahlussunnah wal jamaah seperti tahlil, melaksanakan maulid Nabi Muhammad SAW dan ziarah kubur harus tetap dipertahankan. Kemudian, yang tidak kalah penting adalah, warga NU harus menjaga tata krama yang baik.

“Ulama NU jadi bibit perjuangan kemerdekaan Indonesia. Jaga NU, jaga NKRI,” kata ulama yang juga pengasuh Ponpes Nasyrul Ulum Bagandan, Pamekasan itu. (*)

Baca juga :  Nasabah Korban Hozizah Tuntut Pengembalian Emas, PT Pegadaian Syariah Pastikan Tak Lepas Tangan!

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru