Ratusan Perusahaan Rokok Berdiri di Pamekasan, Jaga Stabilitas Harga hingga Serap Tenaga Kerja

- Jurnalis

Selasa, 8 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu gudang perusahaan rokok di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

Salah satu gudang perusahaan rokok di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Industri pengolahan hasil tembakau berkembang sangat pesat di Kabupaten Pamekasan. Jumlah perusahaan rokok yang terdaftar di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pamekasan tembus ratusan unit.

Berdasarkan data penerbitan online single submission risk based approach (OSS-RBA) atau sistem perizinan berusaha berbasis risiko, terdapat 299 perusahaan yang sudah mengantongi nomor induk berusaha (NIB).

Masing-masing NIB memiliki beberapa klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia (KBLI). Yakni, mulai dari kategori industri sigaret kretek tangan, sigaret kretek mesin, industri rokok putih hingga perdagangan besar rokok dan tembakau.

Baca juga :  Puluhan Siswa dari Berbagai Sekolah Antusias Ikuti BTS di SMP Negeri 1 Proppo

Jumlah perusahaan rokok saat sekarang dimungkinkan bertambah. Mengingat, data tersebut dikeluarkan oleh DPMPTSP Pamekasan untuk periode 4 Agustus 2021 – 31 Desember 2024 yang dicetak pada 13 Februari 2025.

Ketua Forum Anak Tani Nusantara (FATAN) Madura Raya, Teguh Firman Hidayat menyambut baik pesatnya perkembangan perusahaan rokok di Madura. Sebab, keberadaan perusahaan tersebut berdampak positif bagi petani.

Apalagi, mayoritas masyarakat Madura dari Bangkalan hingga Sumenep menggantungkan hidup pada hasil pertanian. Utamanya, tembakau yang dikenal dengan sebutan daun emas.

Menurut Teguh, sejak perusahaan rokok berkembang sangat pesat, dampak yang paling dirasakan adalah harga tembakau mahal.

Baca juga :  Program Permakanan Dihentikan, 421 Lansia Pamekasan Langsung Dialihkan ke Bantuan Pusat Tanpa Jeda

Kemudian, lapangan pekerjaan terbuka lebar karena masing-masing perusahaan membutuhkan karyawan. Muaranya, perekonomian masyarakat ikut tumbuh dengan baik.

”Ketika perekonomian masyarakat tumbuh dan membaik, maka sendi-sendi kehidupan lainnya juga akan membaik karena ekonomi adalah penyangga utama kehidupan masyarakat,” katanya.

Teguh berharap, tren positif industri hasil tembakau disambut baik oleh pemerintah dengan berbagai instrumen yang dapat memberikan keuntungan lebih besar bagi masyarakat. Misalnya, membuat regulasi untuk melindungi petani atau pemberdayan berkelanjutan.

”Pemerintah jangan diam, tren positif industrialisasi tembakau di Madura wajib disambut baik agar masyarakat bisa lebih sejahtera,” tandasnya. (pen)

Baca juga :  Jelang Idul Adha, Pemkab Pamekasan Bentuk Empat Tim Pengawasan Hewan Kurban

Berita Terkait

Nakhodai Partai Hanura Pamekasan, Ach. Suhairi Siap Kawal Arah Politik Daerah
Bupati Kholilurrahman Rencanakan Relokasi Belasan Rumah Warga Desa Sana Daja Korban Bencana
Sambangi Pemkab Pamekasan, SKK Migas Bicarakan Eksploitasi Blok Migas Paus Biru
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Smart Sebut Perempuan Lebih Rentan Mengidap Penyakit Asam Lambung
Setahun, Biaya Listrik Pasar Kolpajung Pamekasan Tembus Rp 300 Juta
GKFT 2026 Jadi Momentum Pembinaan Futsal Usia Dini, Afkab Pamekasan Dorong Jadi Agenda Tahunan
PLN ULP Pamekasan Klarifikasi Video Viral, Tegaskan Pelayanan Sesuai Prosedur
Azana Hotel Geser Fokus ke Experience dan Premium Stay, Bidik Segmen Villa, Resort, hingga Luxury

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 15:17 WIB

Nakhodai Partai Hanura Pamekasan, Ach. Suhairi Siap Kawal Arah Politik Daerah

Senin, 26 Januari 2026 - 12:50 WIB

Bupati Kholilurrahman Rencanakan Relokasi Belasan Rumah Warga Desa Sana Daja Korban Bencana

Senin, 26 Januari 2026 - 12:45 WIB

Sambangi Pemkab Pamekasan, SKK Migas Bicarakan Eksploitasi Blok Migas Paus Biru

Senin, 26 Januari 2026 - 07:50 WIB

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Smart Sebut Perempuan Lebih Rentan Mengidap Penyakit Asam Lambung

Senin, 26 Januari 2026 - 06:17 WIB

Setahun, Biaya Listrik Pasar Kolpajung Pamekasan Tembus Rp 300 Juta

Berita Terbaru