PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Pamekasan berpeluang mendapatkan suntikan dana sebesar Rp7,9 miliar untuk pengembangan Sentra Ekonomi Garam Rakyat (Segar) yang diusulkan berlokasi di Desa Majungan.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan, Abdul Fata, menjelaskan bahwa lokasi Segar di Desa Majungan memiliki potensi besar dengan luasan lahan pegaraman mencapai sekitar 200 hektare. Namun, selama ini aktivitas di kawasan tersebut masih sebatas produksi garam mentah.
“Yang terjadi saat ini di Desa Majungan hanya produksi saja. Dengan rencana Segar ini, nantinya tidak hanya produksi, tetapi juga mencakup pascaproduksi,” katanya.
Abdul Fata mengatakan bahwa Pemkab Pamekasan merencanakan pembangunan sejumlah fasilitas pendukung, sepeti gudang garam nasional, gudang garam rakyat, saluran irigasi air laut, serta mesin penunjang pengolahan.
“Habis lebaran akan dilakukan pekerjaan, tapi semuanya kewenangan kementerian. Tapi dengan adanya fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas, daya simpan, dan nilai tambah garam rakyat,” ujarnya.
Abdul Fata mengaku bahwa sebelumnya Pemkab Pamekasan telah mendatangi Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan membawa proposal pengajuan pengembangan Sentra Ekonomi Garam Rakyat.
“Kami mendapat kabar sekitar tiga hari yang lalu, proposal pengajuan tersebut sebagian sudah diterima. Anggaran yang telah dialokasikan mencapai sekitar Rp7,9 miliar,” tandasnya. (ibl/nda)














