Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 3 Miliar untuk Rehab Kelas Sekolah Rakyat di Pamekasan

- Jurnalis

Rabu, 2 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANTAI: Tim dari Dinsos Pamekasan mengecek kondisi gedung sekolah rakyat di Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. (DINSOS UNTUK KLIK MADURA).

SANTAI: Tim dari Dinsos Pamekasan mengecek kondisi gedung sekolah rakyat di Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. (DINSOS UNTUK KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemkab Pamekasan resmi memilih gedung bekas Akademi Keperawatan (Akper) di Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu sebagai sekolah rakyat.

Bahkan, pemerintah sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk rehabilitasi gedung tersebut.

“Anggarannya dari APBN bukan daerah,” ujar Kabid Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan Agus Wijaya.

Dia menyampaikan, proses lelang sudah terlaksana pada Jumat (20/6) di Kementerian PUPR RI. Dengan demikian, proses pengerjaannya sekitar Agustus mendatang.

Dijelaskan, ada empat ruangan yang akan direhab. Yakni, ruang belajar, kantor guru, asrama dan ruang wali.

Baca juga :  Rekrutmen Pegawai RSU Mohammad Noer Pamekasan Diduga Tak Sesuai Prosedur

Menurutnya, gedung bekas Akper itu sifatnya hanya sementara. Pemerintah masih mencari gedung permanen untuk sekolah rakyat itu.

Menurut Agus, selain rehab gedung, pemerintah pusat juga menyediakan jaringan internet untuk penunjang kegiatan pembelajaran. (enk/diend)

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru