Pembangunan Pasar Kolpajung Sedot Anggaran Rp 81,7 Miliar, Pedagang: Semoga Tahun Depan Sudah Bisa Ditempati

- Jurnalis

Senin, 29 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, klikmadura.id – Pemkab Pamekasan bakal membangun Pasar Kolpajung dengan konsep modern bestandar nasional Indonesia (SNI). Anggaran yang digelontorkan cukup besar. Yakni, mencapai Rp 81,7 miliar.

Selama proses pembangunan, pedagang Pasar Kolpajung berjualan di tempat penampungan sementara (TPS) Lapangan Kowel. Mereka berharap pembangunan pembangunan segera tuntas sehingga tahun depan bisa ditempati.

Syamsiyah, salah satu pedagang menyampaikan, berjualan di TPS kurang maksimal. Pengunjung tidak ramai seperti Pasar Kolpajung sehingga berdampak pada omzet yang didapat. “Omzet kami juga berkurang karena minimnya pelanggan” keluhnya.

Baca juga :  Ketua DPRD Pamekasan Kunjungi Puluhan Siswa Keracunan MBG, Janji Panggil Pemilik Dapur dan Ahli Gizi

Syamsiyah mengaku sudah belasan tahun berdagang meracang di Pasar Kolpajung. Dia berharap, pembangunan pasar tersebut segera selesai sehingga pedagang bisa secepatnya pindah dari TPS.

“Kami berterima kasih kepada Pemkab Pamekasan sudah mau memperhatikan nasib pedagang,” ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Basri Yulianto menjelaskan, pasar dengan konsep modern ber-SNI hanya ada di beberapa wilayah di Jatim. Yakni, Kota Batu, Ponorogo dan Kabupaten Jombang.

“Pasar tradisional dengan sarana dan prasarana modern. Jadi, fungsinya tetap pasar modern sesuai dengan standar teknis yang ditentukan Kementerian PUPR,” terangnya.

Baca juga :  Kepala Pasar Kolpajung Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan

Basri menarget pembangunan Pasar Kolpajung rampung dalam waktu setahun. Sesuai jadwal, pekerjaan fisik akan dimulai pada Juni 2023. “Jadi Juni 2024 sudah bisa ditempati,” ujar pria yang menjabat Kepala Dishub Pamekasan itu.(has/diend)

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru