Pegadaian Syariah Pamekasan Disebut Menari Di Atas Penderitaan Nasabah Korban Penipuan

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival ramadan yang digelar Pegadaian Syariah Pamekasan di halaman Kantor Bakorwil Pamekasan.

Festival ramadan yang digelar Pegadaian Syariah Pamekasan di halaman Kantor Bakorwil Pamekasan.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Di tengah keresahan puluhan korban dugaan penipuan oleh agen sah Pegadaian Syariah Pamekasan, Hozizah, perusahaan pelat merah itu justru menggelar Festival Ramadan.

Kegiatan tersebut digelar di halaman Bakorwil Pamekasan, Selasa (4/2/2025).Acara yang berlangsung meriah itu menuai kecaman dari pengacara korban, Ach Jailani.

Ia menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap para korban yang hingga kini masih berjuang menuntut ganti rugi.

“Kegiatan ini penghinaan terhadap korban. Mereka (Pegadaian) menari-nari di atas penderitaan orang banyak. Saya mengecam keras acara ini,” ujar Jailani.

Baca juga :  Yakin Ada Penggelembungan Suara, Ratusan Warga Geruduk Kantor Bawaslu Pamekasan Minta Hitung Ulang

Menurutnya, di saat korban masih menunggu kejelasan terkait hak mereka, perusahaan BUMN itu malah menggelar pesta yang dinilai tidak mengedepankan asas kemanusiaan.

Apalagi, sudah jelas keterangan Hozizah di Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan yang menyatakan ada keterlibatan pegadaian atas perbuatannya.

“Melihat kondisi yang terjadi, seharusnya Pegadaian tidak menggelar kegiatan yang pasti menghabiskan uang banyak. Ini melukai hati para korban,” katanya.

“Apa kata para korban ketika tahu Pegadaian mengadakan acara mewah sementara mereka sendiri mengalami kesengsaraan akibat kerugian yang diderita,” tambahnya.

Jailani menilai, dana yang digunakan untuk festival lebih baik diberikan kepada para korban sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Baca juga :  Asah Mental dan Kesiapan Relawan, FRPB Pamekasan Latihan Penyelamatan di Dam Samiran

“Acara itu sangat tidak bermanfaat. Mending uangnya diberikan kepada korban, pasti lebih berguna,” tuturnya.

Sementara itu, Humas Kanwil Jatim, Mahasri belum memberikan tanggapan terkait polemik tersebut.

Sebelumnya, puluhan korban bersama kuasa hukumnya telah melakukan aksi demonstrasi di Kantor Pegadaian Syariah Pamekasan.

Bahkan, mereka sempat menyegel kantor tersebut sebagai bentuk protes atas dugaan penipuan yang dilakukan oleh Hozizah, selaku agen resmi Pegadaian Syariah. Para korban menuntut tanggung jawab Pegadaian atas kerugian yang mereka alami. (ibl/diend)

Berita Terkait

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN
Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas
Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Pamekasan Kenalkan Keselamatan Kelistrikan kepada Siswa SD Alam Excellentia
13 Perda Tuntas, DPRD Pamekasan Lanjutkan Pembahasan Regulasi Prioritas
125 Kursi Kepala Sekolah di Pamekasan Masih Plt, Disdikbud Targetkan Tuntas Tahun Ini
Ketua PD Muhammadiyah Pamekasan Diperiksa Polisi, Terseret Dugaan Pencemaran Nama Baik

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam

Jumat, 25 September 2026 - 03:46 WIB

125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif

Jumat, 25 September 2026 - 03:34 WIB

Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN

Kamis, 24 September 2026 - 08:43 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Pamekasan Kenalkan Keselamatan Kelistrikan kepada Siswa SD Alam Excellentia

Kamis, 24 September 2026 - 07:26 WIB

13 Perda Tuntas, DPRD Pamekasan Lanjutkan Pembahasan Regulasi Prioritas

Berita Terbaru