Mangkir, Komisi II DPRD Pamekasan Panggil Ulang Kadisperindag

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 23 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kisruh terkait dugaan kejanggalan pembagian kios Pasar Kolpajung membuat Komisi II DPRD Pamekasan turun tangan.

Ketua Komisi II DPRD Pamekasan, Moh. Ali mengatakan, pihaknya memanggil Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Basri Yulianto untuk dimintai klarifasi.

Awalnya, Basri dipanggil pada Senin malam, (22/7/2024). Namun, mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan itu mangkir dengan alasan sakit. Akhirnya, dewan melayangkan pemanggilan ulang.

Politisi Demokrat itu menyampaikan, pemanggilan tersebut sebagai bentuk pertanggung jawaban kepada masyarakat.

Sebab, ramai diperbincangkan masyarakat mengenai dugaan pengondisian pembagian kios pasar. Dengan demikian, dewan memanggil kadisperindag untuk dimintai klarifikasi.

Baca juga :  Pembangunan Pasar Kolpajung Sedot Anggaran Rp 81,7 Miliar, Pedagang: Semoga Tahun Depan Sudah Bisa Ditempati

“Kami ingin mempertanyakan apa yang sebetulnya terjadi mengenai Pasar Kolpajung sehingga ramai di media sosial terutama dalam pemberitaan,” katanya.

Ali mengatakan, DPRD Pamekasan tegas dalam mengatasi isu yang berkembang di tengah masyarakat. Sebab, salah satu fungsinya adalah kontrol dan pengawasan terhadap setiap program pemerintah.

Kepala Bidang (Kabid) Pasar Disperindag Pamekasan, Handiko Bayuadi mengatakan, pemanggilan dari dewan merupakan hal biasa. Isinya, sebatas rapat kerja biasa.

“Pemanggilan itu merupakan hal biasa terhadap OPD mitra kerja. Bukan hal baru mengenai rapat-rapat kerja seperti itu,” tandasnya. (ibl/diend)

Baca juga :  Puluhan Pelajar Antusias Ikuti BTS Klik Madura di SMPN 1 Pamekasan

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru