Luar Biasa !! Belum Genap Dua Bulan jadi Kadis, Nur Hidajatul Firdaus Diusulkan Jadi Pj Bupati Pamekasan

- Jurnalis

Senin, 7 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, klikmadura.id DPRD Pamekasan menggelar rapat paripurna usulan penjabat (pj) bupati Pamekasan, Senin (7/8/2023). Usulan itu untuk mengisi kekosongan pasca masa jabatan Bupati Baddrut Tamam – Wabup Fattah Jasin berakhir September mendatang.

Dalam sidang paripurna tersebut, DPRD Pamekasan mengumumkan tiga nama yang diusulkan menjadi pj bupati ke Kemendageri. Tiga nama itu yakni, Sekkab Pamekasan Masrukin, Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia Setkab Pamekasan Moh. Alwi dan Kepala Diskominfo Pamekasan Nur Hidajatul Firdaus.

Munculnya nama Nur Hidajatul Firdaus cukup mengejutkan. Sebab, mantan Kabag Humas Setkab Pamekasan itu belum genap dua bulan menyandang jabatan eselon II.

Baca juga :  Apes, Maling Motor di Pamekasan Terkapar Bersimbah Darah Usai Berkelahi dengan Warga

Dayat dilantik menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) usai lolos lelang jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) pada 27 Juni lalu. “Munculnya nama Nur Hidajatul Firdaus ini cukup mengejutkan,” kata Pengamat Kebijakan Publik Taufikurrahman.

Taufik menyampaikan, dua nama lainnya yang diusulkan dewan cukup berpengalaman. Masrukin misalnya. Sebelum menjabat Sekkab Pamekasan, dia lama menjabat Sekretaris DPRD Pamekasan.

Lulusan STPDN itu memulai karirnya dari bawah. Mulai staf, lurah, camat hingga kepada dinas. Saat sekarang, dipercaya oleh Bupati Baddrut Tamam menjadi sekkab.

Sementara Moh. Alwi, juga memiliki pengalaman cukup banyak di pemerintahan. Pada masa pemerintahan Bupati Achmad Syafii dan Wabup Khalil Asy’ari, Alwi pernah menjabat Plt Sekkab.

Baca juga :  Kepala SMAN 4 Pamekasan Sebut BTS Dapat Gali Potensi Siswa

Bahkan, Alwi pernah ditunjuk menjadi Pelaksana Harian (Plh) Bupati Pamekasan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Penunjukan itu saat masa transisi dari Bupati Achmad Syafii ke Pj Bupati RB. Fattah Jasin.

“Pemilihan pj bupati ini sangat politis. Dalam rumus politik, tidak ada sesuatu yang tidak mungkin,” katanya.

Menurut Taufik, meski Nur Hidajatul Firdaus lebih junior dibanding dua kandidat lainnya, bukan tidak mungkin dia terpilih jadi Pj Bupati Pamekasan. Sebab, keputusannya berada di tangan pemerintah pusat.

“Kita lihat saja nanti siapa yang akan dipilih. Mengingat, Pemprov Jatim dan Kemendageri sama-sama mengusulkan tiga nama,” tukasnya. (diend)

Baca juga :  Buku Merajut Mimpi Madura Provinsi Kini Bisa Dibaca di Perpusda M. Tabrani Pamekasan

Berita Terkait

Wali Murid Keluhkan Menu MBG di Dua Sekolah Kecamatan Pademawu, Satgas MBG Diminta Turun Tangan
Besok, Bupati Pamekasan Bakal Lantik Taufikurrachman Jadi Sekda Definitif
Front One & Azana Style Hotel Madura Gelar Bukber Mitra Kerja, Pererat Silaturahmi dan Kenalkan Promo Ramadhan
Ingin Hasil Maksimal, DPRD Pamekasan Bahas Empat Raperda Melalui Pansus
Sedot Anggaran Rp470 Miliar, Pembangunan RSD Mohammad Noer Ditargetkan Rampung Tahun Ini
UIN Madura Sabet Peringkat Pertama CMS Terbaik, Rektor: Modal Kuat Menuju Kampus Mandiri
Revitalisasi Empat Sentra PKL, Diskop UKM dan Naker Pamekasan Siapkan Konsep Ikonik
Fatoni Bima Oktavianto, Binaan EPA Liga 1 Madura United U16 Siap Ukir Mimpi di Negeri Matador

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:32 WIB

Wali Murid Keluhkan Menu MBG di Dua Sekolah Kecamatan Pademawu, Satgas MBG Diminta Turun Tangan

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:23 WIB

Besok, Bupati Pamekasan Bakal Lantik Taufikurrachman Jadi Sekda Definitif

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:11 WIB

Front One & Azana Style Hotel Madura Gelar Bukber Mitra Kerja, Pererat Silaturahmi dan Kenalkan Promo Ramadhan

Rabu, 25 Februari 2026 - 10:14 WIB

Ingin Hasil Maksimal, DPRD Pamekasan Bahas Empat Raperda Melalui Pansus

Rabu, 25 Februari 2026 - 04:43 WIB

UIN Madura Sabet Peringkat Pertama CMS Terbaik, Rektor: Modal Kuat Menuju Kampus Mandiri

Berita Terbaru

Opini

Ramadhan: Dari Ritual Menuju Transformasi Otentik

Kamis, 26 Feb 2026 - 03:56 WIB