Fantastis! Anggaran Pembelian Pulsa Tim Pendamping Keluarga Pamekasan Hampir Rp 2 Miliar

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 11 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mengalokasikan anggaran pembelian pulsa yang cukup fantastis. Nominalnya, hampir Rp 2 miliar untuk 1.965 orang Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Kepala Dinas P3AP2KB Pamekasan, Munapik menyampaikan, anggaran pembelian pulsa itu bersumber dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat melalui Provinsi Jawa Timur.

“Anggarannya sebesar Rp 1.965.000.000. digunakan untuk mendukung tugas tim yang terdiri dari bidan, kader PKK, dan kader desa lainnya dalam mendampingi keluarga di desa-desa,” katanya, Rabu (11/9/2024).

Setiap anggota TPK mendapatkan pulsa sebesar Rp 100 ribu per bulan selama 10 bulan. Pulsa tersebut digunakan untuk mengirimkan laporan melalui aplikasi Elsimil.

Baca juga :  Alasan Kesejahteraan, Rekaman Percakapan Bupati Disebarluaskan

Laporan itu meliputi data calon pengantin (catin), ibu hamil (bumil), ibu melahirkan, dan bayi di bawah dua tahun (baduta).

“Tugas tim pendamping ini meliputi pendataan dan pendampingan calon pengantin menjelang pernikahan, ibu hamil dengan pemeriksaan di posyandu, serta ibu melahirkan dan balita. Laporan mereka harus diunggah melalui sistem Elsimil,” terangnya.

Dalam pengisian pulsa, dinas bekerja sama dengan provider yang secara langsung mengisi pulsa milik anggota TPK setiap bulan.

“Provider itu setiap bulan mengisi pulsa ke 1.965 orang selama 10 bulan. Kami hanya melakukan pengajuan pencairan, uangnya langsung masuk ke provider tidak ke kami,” tuturnya.

Baca juga :  Rekapitulasi Hasil Pemilu di Pamekasan Dinilai Cacat Hukum, Saksi Bakal Lapor DKPP

Ketua DPRD Pamekasan Sementara, Halili Yasin, memberikan tanggapan terkait besarnya anggaran itu. Menurutnya, diperlukan evaluasi untuk melihat efektivitas penggunaan anggaran tersebut.

“Saya tidak bisa langsung menjustifikasi bahwa anggaran besar ini tidak wajar. Kita harus melihat rasionalisasi jumlah anggaran dengan jumlah pendamping, yang penting adalah efektivitas kerja pendamping itu sendiri,” katanya.

Halili menegaskan, pentingnya memastikan bahwa program pendampingan tersebut benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat. Khususnya, ibu hamil sehingga anggaran yang besar tersebut tidak terbuang sia-sia.

“Tugas pemerintah adalah melayani masyarakat, termasuk dalam pengelolaan anggaran. Kami berharap program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pamekasan,” tandasnya. (ibl/diend)

Baca juga :  Dukung Program 100 Hari Kerja Pemkab Pamekasan, Bank Jatim Serahkan Bantuan 46 Gerobak PKL

Berita Terkait

Kadisdikbud Pamekasan Apresiasi Hadiatullah, Jadi Lulusan Terbaik Program Doktor di Tianjin University Tiongkok
Putra Pamekasan Raih Lulusan Terbaik S3 di Tiongkok, Bupati Gelar Penyambutan Khusus
Pesan Ketua DPRD Pamekasan Saat Wisuda Ponpes Dubaja Baled Dajah, Santri: Sekali Angan-angan Terpatri Runing Terus Tanpa Henti
Komisi II DPRD Pamekasan Sisir Penjual BBM, Pastikan Tidak Ada Permainan Takaran 
Mengenal Bani Insan Peduli, Gerakan Sosial yang Lahir dari Bakti Seorang Anak kepada Sang Ibunda
Jelang Ramadan, Bani Insan Peduli Siapkan 30 Ribu Paket Sembako Murah
KBIHU Nurul Hikmah Gelar Training Menata Hati, Bekali CJH untuk Raih Kemabruran
Pembagian Kloter Haji Dinilai Tak Ideal, Sejumlah KBIHU di Pamekasan Keberatan

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:08 WIB

Kadisdikbud Pamekasan Apresiasi Hadiatullah, Jadi Lulusan Terbaik Program Doktor di Tianjin University Tiongkok

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:10 WIB

Putra Pamekasan Raih Lulusan Terbaik S3 di Tiongkok, Bupati Gelar Penyambutan Khusus

Rabu, 4 Februari 2026 - 05:33 WIB

Pesan Ketua DPRD Pamekasan Saat Wisuda Ponpes Dubaja Baled Dajah, Santri: Sekali Angan-angan Terpatri Runing Terus Tanpa Henti

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:59 WIB

Komisi II DPRD Pamekasan Sisir Penjual BBM, Pastikan Tidak Ada Permainan Takaran 

Senin, 2 Februari 2026 - 15:27 WIB

Mengenal Bani Insan Peduli, Gerakan Sosial yang Lahir dari Bakti Seorang Anak kepada Sang Ibunda

Berita Terbaru