Dugaan Asusila dan Pesta Miras Oknum DPRD Pamekasan Diadukan ke BK

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu aktivis saat menyerahkan berkas pengaduan dugaan tindakan asusila oknum anggota dewan ke Sekretaris DPRD Pamekasan.

Salah satu aktivis saat menyerahkan berkas pengaduan dugaan tindakan asusila oknum anggota dewan ke Sekretaris DPRD Pamekasan.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dugaan tindakan asusila dan pesta minuman keras (miras) yang diduga dilakukan oknum anggota DPRD Pamekasan resmi diadukan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Pamekasan, Rabu (7/1/2026).

Pengaduan tersebut dilakukan sebagai bentuk keprihatinan sekaligus upaya pengawalan terhadap kasus yang telah menjadi buah bibir di tengah masyarakat.

Pengadu, Moch. Thoriqil Akmal mengatakan, dugaan tindakan asusila dan pesta miras itu bukan persoalan sepele.

Terlebih, terduga pelakunya merupakan wakil rakyat yang semestinya menjadi teladan bagi masyarakat.

“Ini bukan persoalan kecil. Karena yang diduga terlibat adalah anggota DPRD Pamekasan,” katanya.

Baca juga :  Gelar Advokasi dan Pendampingan, Disdikbud Pamekasan Harapkan 15 SMP Terakreditasi Unggul

Thoriq menyampaikan, sejak kasus tersebut mencuat ke publik, belum terlihat adanya langkah nyata dari DPRD Pamekasan. Atas dasar itu, ia memutuskan melayangkan pengaduan resmi ke BK DPRD Pamekasan.

“Semoga dengan pengaduan yang kami sampaikan, persoalan ini bisa terang benderang,” ujarnya.

Menurut Thoriq, secara informal dirinya telah berkomunikasi dengan pihak BK DPRD Pamekasan.

Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut secara formal berupa pemanggilan atau klarifikasi atas dugaan tersebut.

Ia berharap, BK DPRD Pamekasan segera menindaklanjuti pengaduan tersebut secara profesional dan transparan. Jika terbukti bersalah, oknum anggota dewan yang bersangkutan diminta diproses sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Baca juga :  Dorong Peningkatan Kualitas Siswa, Disdikbud Pamekasan Gelar Education Festival

“Sebaliknya, jika tidak terbukti melakukan tindakan asusila dan pesta miras seperti yang ramai dibicarakan, maka nama baik yang bersangkutan juga harus dipulihkan,” tegasnya.

Selain mengadukan ke BK DPRD Pamekasan, Thoriq menyebut kasus tersebut juga akan dilaporkan ke partai politik yang mengusung oknum anggota dewan tersebut. Menurutnya, partai politik memiliki tanggung jawab moral terhadap perilaku kadernya.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu beredar kabar dugaan pesta miras dan tindakan asusila yang melibatkan oknum anggota DPRD Pamekasan.

Informasi tersebut dengan cepat menyebar dan menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat. (nda)

Baca juga :  Buntut Operasi Kuret di Tempat Praktik Dokter, DPRD Pamekasan Segera Sidak 

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru