Dinkes Pamekasan Perkuat Deteksi Dini TBC Lewat Kampanye TOSS

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan terus memperkuat layanan promotif dan preventif untuk menekan penularan Tuberkulosis (TBC).

Melalui kegiatan kampanye Temukan, Obati, Sampai Sembuh (TOSS) TBC, Dinkes menggelar pemeriksaan kesehatan gratis yang dirangkai dengan penyuluhan, senam bersama, serta screening TBC dan HIV.

Kepala Dinkes Pamekasan, dr. Saifudin, mengatakan, kegiatan itu juga melibatkan sejumlah kelompok senam di Kabupaten Pamekasan. Selain sosialisasi, masyarakat yang hadir diberi fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis, terutama bagi yang memiliki gejala mengarah pada TBC.

“Alhamdulillah pesertanya cukup banyak, sekitar 200 orang,” ujarnya.

Baca juga :  Operasi Zebra Semeru 2024 Resmi Dimulai, 64 Personel Gabungan Diturunkan

Menurut Saifudin, kegiatan ini digelar karena angka temuan kasus TBC di Pamekasan masih rendah dibandingkan estimasi Kementerian Kesehatan RI.

Hingga saat ini, sekitar 1.200 pasien tercatat menjalani pengobatan, padahal estimasi kasus TBC di Pamekasan mencapai 3.000 orang.

“Kami terus mencari sisa kasus yang belum terdeteksi. Banyak yang memilih bersembunyi atau mengelak saat diminta pemeriksaan,” jelasnya.

Beberapa warga baru diketahui positif TBC setelah diperiksa saat sudah mengalami batuk darah. Dengan demikian, dia meminta masyarakat diminta lebih waspada dan mengenali gejala awal.

Baca juga :  Dukung Program Polres Pamekasan, PERKASA Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Seperti, batuk terus-menerus lebih dari dua minggu, berat badan menurun, serta batuk berdahak terutama di pagi hari.

Saifudin mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan.

“Intinya, cuci tangan pakai sabun dan tetap memakai masker,” tegasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru