Demi Kesejahteraan Petani Tembakau, Bupati Pamekasan Dorong Disperindag Kejar Target Serapan 29 Ribu Ton

- Jurnalis

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman didampingi Wabup H. Sukriyanto berbincang dengan pengusaha tembakau beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman didampingi Wabup H. Sukriyanto berbincang dengan pengusaha tembakau beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus mendorong percepatan serapan tembakau jelang akhir musim panen.

Di bawah arahan Bupati Pamekasan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menargetkan serapan tembakau tahun ini mencapai 29.000 ton hingga akhir November 2025.

Kepala Disperindag Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto, mengatakan capaian serapan saat ini sudah mencapai sekitar 70 persen atau 20.500 ton.

Dia mengaku optimistis target yang ditetapkan Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman bisa tercapai dalam dua bulan ke depan. Apalagi, target tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Baca juga :  DPRD Pamekasan Gelar Rapat Paripurna Jawaban Bupati atas PU Fraksi, Penyebab Gagal Bayar Sejumlah Program Terungkap

“Optimis target pasti tercapai. Sekarang sudah 70 persen, masih ada dua bulan lagi. Insyaallah bisa sesuai rencana,” ujarnya, Senin (6/10/2025).

Mantan Kepala Dinas Perhubungan itu mengakui, serapan tahun ini memang sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 33.000 ton. Meski begitu, harga tembakau masih stabil di kisaran Rp50 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram, tergantung kualitas daun.

“Untuk tembakau dengan kualitas bagus, harga bisa di atas Rp70 ribu. Kondisi pasar masih aman,” tambahnya.

Sementara itu, AnggotaKomisi II DPRD Pamekasan, S. Tabri Munir, menilai dukungan kebijakan Pemkab di bawah kepemimpinan Bupati sangat penting dalam menjaga keseimbangan pasar dan penyerapan hasil panen petani.

Baca juga :  Proyek Revitalisasi Pasar 17 Agustus Pamekasan Diduga Dikorupsi, Aktivis Lapor Polisi

Tabri menyebut, faktor cuaca tahun ini menjadi tantangan tersendiri yang membuat sebagian petani mengalami penurunan hasil panen.

Namun, pihak legislatif tetap mendorong komunikasi intensif antara petani, pengusaha, dan pemerintah daerah agar tidak ada hasil panen yang terbengkalai.

“Kami berharap semua tembakau petani bisa terserap. Komisi II juga terus mendorong komunikasi dengan pengusaha dan dinas terkait agar serapan maksimal,” tuturnya.

Politisi Demokrat itu juga menegaskan perlunya solusi konkret jika nantinya ada tembakau yang belum terserap pasar, salah satunya melalui pengaktifan kembali sistem resi gudang.

Baca juga :  Pengacara Riyan Akui Istri Bupati Tak Terlibat Langsung Jual Beli Kios Eks Stasiun PJKA

“Kalau sistem resi gudang bisa dihidupkan lagi, petani bisa menitipkan tembakaunya dan mendapat jaminan ke bank. Jadi, petani tidak dirugikan,” tandasnya.

Dengan sisa waktu dua bulan menuju akhir musim panen, perhatian Bupati Pamekasan terhadap sektor pertembakauan menjadi kunci dalam memastikan stabilitas ekonomi daerah dan kesejahteraan petani di Bumi Gerbang Salam. (ibl/nda)

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru