Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Begini Kata Bupati Pamekasan

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman didampingi Kepala BPKPD Pamekasan Sahrul Munir saat diwawancara awak media. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman didampingi Kepala BPKPD Pamekasan Sahrul Munir saat diwawancara awak media. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman angkat bicara terkait sorotan DPRD terhadap pengurangan anggaran pemeliharaan jalan dalam rancangan Perubahan APBD 2026.

Orang nomor satu di kota gerbang salam itu menjelaskan bahwa perubahan alokasi anggaran seharusnya tidak dimaknai sebagai berkurangnya perhatian Pemkab terhadap pembangunan maupun pemeliharaan infrastruktur jalan.

Menurutnya, penyesuaian belanja dalam perubahan APBD itu adalah bagian dari evaluasi keseluruhan struktur anggaran daerah. Keputusan itu juga sudah mempertimbangkan kemampuan keuangan serta skala prioritas pembangunan yang harus dibiayai Pemkab.

“Perubahan alokasi itu harus dilihat dalam keseluruhan struktur APBD. Jika ada penurunan pada satu pos belanja, bukan berati Pemkab kurang perhatian terhadap pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan,” katanya.

Baca juga :  4.723 Anak Di Pamekasan Putus Sekolah

Bupati dua periode itu membantah adanya anggapan bahwa berkurangnya anggaran pemeliharaan jalan terjadi akibat meningkatnya kegiatan swadaya masyarakat. Menurutnya, anggaran itu dialihkan untuk mendukung kebutuhan pembangunan lain yang dinilai lebih prioritas.

“Bukan, penyesuaian anggaran itu dilakukan bukan karena masyarakat banyak melakukan perbaikan swadaya. Anggaran di geser ke yang lain untuk memenuhi kebutuhan pembangunan yang jadi prioritas pemerintah daerah,” ujarnya.

Kholilurrahman mengatakan bahwa infrastruktur masih tetap menjadi bagian agenda prioritas pembangunan Pemkab. Namun, hanya saja pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah dan arah kebijakan pembangunan yang ditetapkan dalam Perubahan APBD 2026.

Baca juga :  Sejumlah Guru SDIT Al-Uswah Pamekasan Diberhentikan Sepihak, Wali Murid Pindahkan Anaknya

“Pembangunan infrastruktur tetap menjadi salah satu program prioritas pemkab, hanya saja perlu adanya penyesuaian dengan kemampuan fiskal daerah.” Tandasnyq.

Untuk diketahui, Dalam rancangan perubahan APBD 2026, alokasi pemeliharaan jalan yang sebelumnya berada di kisaran Rp4,03 miliar turun menjadi sekitar Rp1,94 miliar. Dengan demikian, terjadi pengurangan sekitar Rp2,09 miliar atau lebih dari 51 persen. (ibl/nda).

Berita Terkait

Gaji PPPK Paruh Waktu Pamekasan Masih Rp500 Ribu, Kenaikan Menunggu Kemampuan Anggaran
FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Manager PLN UP3 Madura Konsolidasi dengan Puluhan Mitra Kerja

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:56 WIB

Gaji PPPK Paruh Waktu Pamekasan Masih Rp500 Ribu, Kenaikan Menunggu Kemampuan Anggaran

Selasa, 29 September 2026 - 09:54 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Begini Kata Bupati Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Senin, 28 September 2026 - 10:08 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 07:41 WIB

Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

Berita Terbaru